Presiden Prabowo Tiba di Tanah Air Usai Hadiri KTT Perdamaian Sharm El-Sheikh

KTT Sharm El-Sheikh 2025
Foto: Presiden Prabowo Subianto tiba kembali di Tanah Air, Selasa (14/10/2025), setelah menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Perdamaian Sharm El-Sheikh yang digelar di Republik Arab Mesir. (ft/BPMI).

Presiden Prabowo Tiba di Tanah Air Usai Hadiri KTT Perdamaian Sharm El-Sheikh

Kantor-Berita.Com|| Presiden Prabowo Subianto tiba kembali di Tanah Air, Selasa (14/10/2025), setelah menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Perdamaian Sharm El-Sheikh yang digelar di Republik Arab Mesir. KTT bersejarah itu menjadi momentum penting bagi dunia internasional dalam mewujudkan kesepakatan perdamaian dan penghentian perang di Gaza.

Dalam forum tersebut, Presiden Prabowo hadir bersama sejumlah pemimpin dunia untuk menyaksikan langsung penandatanganan dokumen perdamaian Gaza, sebuah tonggak diplomasi global yang diharapkan mampu mengakhiri konflik kemanusiaan berkepanjangan di Timur Tengah.

||BACA JUGA: Sekolah Garuda Diresmikan, Terobosan Pendidikan Unggulan Era Presiden Prabowo

KTT Sharm El-Sheikh dihadiri oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump, Presiden Republik Arab Mesir Abdel Fattah El-Sisi, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, dan Emir Qatar Syekh Tamim bin Hamad Al Thani. Forum tersebut mendapat sorotan luas dari berbagai media internasional sebagai langkah nyata menuju stabilitas di kawasan Timur Tengah yang selama ini dilanda konflik.

KTT Perdamaian Sharm El-Sheikh disebut sebagai momen bersejarah dalam upaya global menciptakan perdamaian di Gaza. Setelah melalui negosiasi panjang, para pemimpin dunia sepakat menandatangani perjanjian gencatan senjata permanen dan kesepakatan distribusi bantuan kemanusiaan untuk warga Palestina yang terdampak perang.

||BACA JUGA: Ekonom Nilai Prabowo Sedang Rebut Kembali Kendali Negara atas Kekayaan Alam

Presiden Prabowo menjadi salah satu pemimpin yang menyaksikan langsung proses penandatanganan tersebut. Dalam kesempatan itu, ia menegaskan komitmen Indonesia untuk terus berada di garis depan dalam memperjuangkan keadilan dan kemerdekaan rakyat Palestina.

“Indonesia menyambut baik langkah besar ini. Perdamaian adalah kemenangan bagi kemanusiaan. Indonesia akan terus berkontribusi bagi upaya menjaga stabilitas dan keamanan kawasan,” ujar Presiden Prabowo dalam keterangannya di sela-sela KTT.

Prabowo juga menegaskan bahwa kehadiran Indonesia dalam forum tersebut merupakan bentuk pengakuan internasional terhadap peran aktif Indonesia dalam menjaga perdamaian dunia, sebagaimana amanat konstitusi dan politik luar negeri bebas aktif yang selalu dijunjung tinggi.

||BACA JUGA: Presiden Prabowo Ungkap Kerugian Negara Rp300 Triliun Akibat Tambang Ilegal: “Tidak Ada Kompromi!”

Kehadiran Presiden Prabowo dalam KTT Sharm El-Sheikh menegaskan posisi Indonesia sebagai negara besar yang berpengaruh di kancah internasional, terutama dalam isu-isu kemanusiaan global.

Dalam pidatonya di hadapan para pemimpin dunia, Prabowo menyampaikan bahwa perdamaian tidak akan pernah tercapai tanpa keadilan dan penghormatan terhadap hak asasi manusia. Ia menegaskan, Indonesia berdiri teguh bersama rakyat Palestina dalam memperjuangkan hak mereka atas kemerdekaan.

“Indonesia tidak akan pernah mundur dari komitmen untuk mendukung Palestina. Kami percaya bahwa perdamaian sejati harus dibangun di atas dasar keadilan,” tegas Prabowo.

||BACA JUGA: Presiden Prabowo Bertemu Presiden UEA MBZ, Bahas Perdamaian dan Perkuat Kerja Sama Strategis

Tak sekadar diplomasi, Indonesia juga menunjukkan tindakan nyata dalam mendukung rakyat Palestina. Presiden Prabowo menegaskan bahwa pemerintah Indonesia terus mengirimkan bantuan kemanusiaan berupa logistik, obat-obatan, dan tenaga medis ke wilayah Gaza melalui berbagai jalur internasional.

Selain itu, Indonesia juga menyatakan kesiapan untuk menurunkan pasukan perdamaian di bawah mandat Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) guna membantu menjaga stabilitas dan keamanan pasca-penandatanganan perjanjian.

“Kita siap berperan lebih aktif, baik melalui pengiriman bantuan kemanusiaan maupun pasukan perdamaian. Indonesia memiliki pengalaman panjang dalam misi PBB dan akan terus berkontribusi untuk kemanusiaan,” ungkapnya.

Langkah ini dinilai memperkuat citra Indonesia sebagai pilar perdamaian global dan bangsa yang konsisten menjunjung tinggi nilai kemanusiaan, sebagaimana tertuang dalam Pembukaan UUD 1945. (**)

Editor: (KB1) Share
Pewarta: QQ

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *