Wamen Transmigrasi Kunjungi Bengkulu Selatan, Gelontorkan Rp4,5 Miliar

Wamen Transmigrasi Viva Yoga Mauladi
Foto: Wamen Transmigrasi Viva Yoga Mauladi (tengah) didampingi Pj Sekda Provinsi Bengkulu Herwan Antoni Bupati Bengkulu Selatan H. Rifai Tajuddin, jajaran Forkopimda, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), pada acara kunjungan kerja meninjau langsung perkembangan bagi masyarakat transmigrasi di desa batu ampar bengkulu selatan pada hari pada Rabu (10/9/25), (Ft/Ist).

Wamen Transmigrasi Kunjungi Bengkulu Selatan, Gelontorkan Rp4,5 Miliar

Kantor-Berita.Com, Bengkulu Selatan|| Wakil Menteri (Wamen) Transmigrasi Republik Indonesia, Viva Yoga Mauladi, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Bengkulu Selatan, tepatnya di kawasan transmigrasi Desa Batu Ampar, Kecamatan Kedurang, pada Rabu (10/9/25), Kehadiran Wamen ini menjadi angin segar bagi masyarakat transmigrasi, karena selain meninjau langsung perkembangan kawasan, ia juga membawa bantuan dana dari pemerintah pusat untuk pembangunan infrastruktur dan pemberdayaan ekonomi.

Kunjungan kerja tersebut disambut hangat oleh Bupati Bengkulu Selatan H. Rifai Tajuddin, jajaran Forkopimda, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), seluruh camat, kepala desa Batu Ampar, serta masyarakat setempat. Turut hadir mendampingi Wamen, jajaran Kementerian Transmigrasi, serta Pj Sekda Provinsi Bengkulu Herwan Antoni bersama rombongan pemerintah provinsi.

BACA JUGA: Hasil Bumi Melimpah, Warga Kecamatan Seginim Terganjal Infrastruktur Rusak

Dalam sambutannya, Bupati Rifai menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas perhatian pemerintah pusat, khususnya Kementerian Transmigrasi, terhadap kawasan transmigrasi di Bengkulu Selatan.

“Kami sangat berterima kasih atas kunjungan Bapak Wakil Menteri ke Desa Batu Ampar, Kehadiran beliau memberi semangat baru bagi masyarakat transmigrasi di Kecamatan Kedurang, Kawasan ini punya potensi besar, mulai dari pertanian, perkebunan, hingga pengembangan ekonomi masyarakat. Harapan kami, dukungan pemerintah pusat terus berlanjut, terutama untuk pembangunan infrastruktur dan pemberdayaan ekonomi warga,” ujar Rifai.

BACA JUGA: Warga Dusun Baru Desak Pemkab Bengkulu Selatan Bangun Jembatan Permanen Penghubung Desa

Dalam pidatonya, Viva Yoga Mauladi menegaskan bahwa kehadirannya di Bengkulu Selatan bukan sekadar agenda formal, tetapi juga bentuk nyata perhatian pemerintah pusat terhadap warga transmigrasi.

“Kami hadir untuk memastikan bahwa program transmigrasi benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat, Transmigrasi harus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, meningkatkan kesejahteraan, dan membuka akses seluas-luasnya bagi warga. Karena itu, kami ingin mendengar langsung aspirasi dan kebutuhan masyarakat,” tegas Viva Yoga.

Ia juga menyampaikan apresiasi terhadap semangat dan kemandirian warga Desa Batu Ampar yang mampu bertahan dan berkembang di kawasan transmigrasi. Menurutnya, pemerintah pusat akan terus mendukung, baik melalui pembangunan infrastruktur jalan, saluran air bersih, renovasi sekolah, maupun peningkatan produktivitas pertanian.

BACA JUGA: Pemprov Bengkulu Buka Seleksi Terbuka 19 JPT Pratama 2025, Berikut Daftarnya

Kabar gembira datang saat Wamen mengumumkan bahwa pemerintah pusat menyalurkan bantuan dana sebesar Rp4,5 miliar dari APBN. Dana tersebut akan diprioritaskan untuk pembangunan infrastruktur dasar yang sangat dibutuhkan masyarakat transmigrasi.

“Bantuan ini kami serahkan untuk pembangunan jalan, penyediaan saluran air bersih, serta renovasi sekolah di Desa Batu Ampar. Infrastruktur dan pendidikan adalah kunci utama membuka akses ekonomi sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia,” jelas Viva Yoga.

Menurutnya, pembangunan jalan akan mempermudah akses distribusi hasil pertanian warga, sementara penyediaan air bersih akan meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Renovasi sekolah juga dianggap penting agar anak-anak transmigrasi mendapatkan pendidikan layak dan fasilitas yang memadai.

BACA JUGA: Pemprov Bengkulu Sambut Ekspedisi Patriot untuk Pemetaan Potensi Transmigrasi

Selain bantuan miliaran rupiah untuk infrastruktur, Wamen juga menyerahkan tambahan dana sebesar Rp100 juta guna mendukung pembentukan koperasi desa transmigrasi.

“Kami berharap koperasi ini menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan. Melalui koperasi, warga bisa memperkuat kemandirian, membuka peluang usaha bersama, dan meningkatkan kesejahteraan secara kolektif,” kata Viva Yoga.

Ia menambahkan, koperasi di kawasan transmigrasi nantinya diharapkan menjadi wadah pemasaran hasil pertanian dan perkebunan, sekaligus memberikan akses permodalan bagi warga yang ingin mengembangkan usaha. (**)

Editor: (KB1) Share
Pewarta: QQ

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *