Kota Bengkulu Luncurkan Sekolah Lansia di 67 Kelurahan, Bantu Lansia Aktif dan Mandiri

Sekolah Lansia Kota Bengkulu
Foto: Pj Sekda Kota Bengkulu Tony Elfian pada saat membuka acara Sekolah Lansia (Ft/Dok).

Kota Bengkulu Luncurkan Sekolah Lansia di 67 Kelurahan, Bantu Lansia Aktif dan Mandiri

Kantor-Berita.Com, Kota Bengkulu|| Pemerintah Kota Bengkulu meluncurkan program inovatif untuk memperluas akses pendidikan dan pembelajaran bagi para lansia. Targetnya 67 kelurahan di seluruh kota akan menjadi tuan rumah Sekolah Lansia, program yang dirancang untuk memperkaya kehidupan lansia melalui pelatihan dan edukasi mandiri.

Sekolah Lansia adalah program pemerintah yang memungkinkan para lansia aktif belajar dan berkreasi di usia lanjut. Mereka mendapat akses langsung terhadap, Kesehatan, Keterampilan Sosial, Keterampilan Keuangan, Teknologi Dasa dan Spiritualitas.

BACA JUGA: Pemkot Bengkulu Targetkan Pembentukan Sekolah Lansia di 9 Kecamatan pada 2025

Tujuan program adalah menciptakan lansia yang bahagia, sehat, aktif, religius, dan tangguh sering disingkat “BERSATU”.

Dua kelurahan tersebut resmi menjadi kelurahan pertama yang memiliki Sekolah Lansia. Launching dihadiri oleh Pj Sekda Kota Bengkulu Tony Elfian, Sekretaris BKKBN Provinsi Bengkulu Nesianto, Kepala DP3AP2KB Dewi Dharma, Kepala Dinkes Joni Haryadi, Kepala Dinsos Sahat Marulitua Situmorang, Camat Ratu Agung, Lurah Sawah Lebar Baru, dan pengguna lansia.

BACA JUGA: Wisuda Sekolah Lansia di Seluma: Upaya Peningkatan Kesejahteraan Lanjut Usia

Sebanyak 45 lansia resmi ikut serta dalam kelas perdana, menyaksikan secara langsung pemotongan tumpeng sebagai tanda dimulainya program.

Dalam sambutannya, Pj Sekda Tony Elfian menyatakan bahwa sekolah lansia merupakan wadah agar lansia bisa kembali aktif:

“Ini wadah bagi lansia agar tetap punya semangat hidup, tetap berkarya, dan mandiri. Lansia bukan sekadar duduk di rumah—mereka bisa beraktivitas, berolahraga, dan mengasah keterampilan,” Ujar Pj Sekda Tony Elfian.

BACA JUGA: Walikota Resmikan Program LIBAAAS untuk RT Bersih dan Taat PBB Hadiah Motor Listrik

Tony menegaskan pentingnya motivasi, edukasi, dan keterlibatan anak keluarga tanpa melepas tanggung jawab keluarga terhadap orang tua.

Kepala DP3AP2KB Dewi Dharma menambahkan bahwa kurikulum mencakup 12 pertemuan, beragam kegiatan seperti wisata religi, pelatihan keterampilan, hingga prosesi wisuda tunggal, “Lansia akan menjadi pintar, mandiri, tidak tergantung, sehat, tangguh, dan religius,” ujar Dewi.

BACA JUGA: Kapolresta Bengkulu Dukung Penataan Wisata Pantai Panjang Bersama Pemkot

Program ini telah disusun Setiap kelurahan yang nantinya mengikuti pilot akan menyelenggarakan kelas dengan alur sistematis, Pendaftaran, Pertemuan Mingguan, Pelatihan Khusus, Kegiatan Luar Ruangan, Evaluasi & Wisuda, dan Setiap peserta akan mendapat kartu resmi tanda keanggotaan yang sah dari Sekolah Lansia kelurahan.

Target Kota Bengkulu adalah memperluas program ke semua 67 kelurahan dalam periode 2025–2026, Sosialisasi ke tiap kelurahan, Pemetaan kebutuhan: lokasi kelas & narasumber, Pelatihan guru pelatih lansia (fasilitator lokal), Pengawasan implementasi & keberhasilan sekolah lansia. (**)

Editor: (KB1) Share
Pewarta: QQ

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *