Foto: Camat Talo Kecil, Reza Muftadi, S.Ip., pada saat memberikan Pengarahan pada acara Monitoring dan Evaluasi Desa Sungai Petai, pada hari senin, (09/12/24), (Ft/Ist).
Desa Sungai Petai Jadi Lokasi Perdana Monev Talo Kecil 2024: Evaluasi Pembangunan dan Sinergi Pasca-Pilkada
KANTOR-BERITA.COM, SELUMA|| Menutup tahun 2024, Kecamatan Talo Kecil Kabupaten Seluma melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) yang dimulai dari Desa Sungai Petai pada Senin, (09/12/24), Acara yang digelar di Kantor Desa Sungai Petai ini bertujuan untuk mengevaluasi capaian pembangunan fisik dan administrasi desa sepanjang tahun.
Camat Talo Kecil, Reza Muftadi, S.Ip., memimpin langsung kegiatan tersebut dan memberikan apresiasi atas kinerja Pemerintah Desa Sungai Petai yang telah menyelesaikan pembangunan sesuai target. Dalam sambutannya, Reza menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah desa, BPD, dan masyarakat untuk memastikan keberlanjutan pembangunan yang bermanfaat bagi warga.
Foto: Camat Talo Kecil Reza Muftadi langsung Turun kelapangan mendampingi Tim Monitoring dan Evaluasi dari Kecamatan di dampingi Oleh Pendamping desa Perangka Desa, serta BPD, mengukur pekerjaan Rabat Beton pada hari senin, (09/12/24), (Ft/Ist).
Dalam Monev kali ini, Camat Reza Muftadi menyoroti empat kegiatan pembangunan utama di Desa Sungai Petai yang telah selesai. Beberapa di antaranya adalah pembangunan Jalan Usaha Tani (JUT) dan rabat beton di dalam desa. Kedua proyek ini dinilai penting untuk mendukung aktivitas masyarakat, khususnya petani, dalam meningkatkan produktivitas dan aksesibilitas.
“Monitoring ini adalah kesempatan untuk mengevaluasi pekerjaan fisik dan administrasi desa, Jalan Usaha Tani dan rabat beton yang kita tinjau tadi adalah bukti nyata hasil kerja keras pemerintah desa,” ujar Reza.
Selain itu, Reza mengapresiasi kesiapan administrasi Desa Sungai Petai yang dinilai sudah sangat baik, Administrasi yang rapi menjadi salah satu indikator transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana desa.
Selain membahas pembangunan, Reza juga mengingatkan pentingnya menjaga kerukunan masyarakat pasca-Pilkada serentak 2024, Ia berharap seluruh warga Desa Sungai Petai dapat kembali bersatu dan fokus pada pembangunan desa.
“Setelah Pilkada selesai, mari kita tinggalkan perbedaan politik dan kembali bersama-sama membangun desa ini, Jangan biarkan perpecahan menghambat kemajuan kita,” tegas Reza.
Kepala Desa Sungai Petai, Rendi S.Kom., menyampaikan terima kasih atas perhatian dan dukungan dari Kecamatan Talo Kecil, Ia menegaskan bahwa seluruh kegiatan fisik yang didanai Alokasi Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD) tahun 2024 telah diselesaikan dengan baik.
“Kami merasa terhormat karena desa kami menjadi lokasi pertama yang dikunjungi dalam Monev tahun ini, Hasil evaluasi ini akan menjadi pedoman bagi kami untuk merancang program kerja yang lebih baik di tahun 2025,” ujar Rendi.
Ia juga berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat serta menggali potensi desa yang masih belum dimanfaatkan secara maksimal. Salah satu fokus utamanya adalah memperkuat Bumdes agar mampu memberikan kontribusi lebih besar terhadap kesejahteraan masyarakat.
“Dengan dukungan dari kecamatan dan semua pihak, kami yakin Desa Sungai Petai akan menjadi desa yang lebih maju dan sejahtera,” Pungkas Rendi. (**)
Modus Nama Fiktif Diduga Digunakan dalam Proyek Disdikbud Kalbar Kantor-Berita.Com|| Dugaan praktik korupsi dalam proyek nonfisik di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Kalimantan Barat mencuat ke publik. Modus…
Tambang Galian C di Hutan Kota Bukit Senja Singkawang Diduga Tanpa Izin Kantor-Berita.Com|| Aktivitas tambang galian C di Kota Singkawang, Kalimantan Barat, menuai sorotan publik. Sejumlah titik penambangan diduga berada…
BLT Tiga Bulan Disalurkan, Warga Pulau Panggung Terima Bantuan Kantor-Berita.Com|| Pemerintah Desa Pulau Panggung, Kecamatan Talang Empat, Kabupaten Bengkulu Tengah, menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada warga penerima manfaat pada…
Tim Gabungan Amankan Tahanan Kabur di Pontianak Kantor-Berita.Com|| Upaya pelarian seorang tahanan dari proses hukum di Kejaksaan Negeri Pontianak akhirnya berakhir. Setelah sempat buron selama tiga hari, tersangka bernama Apriadi…