Foto: Kepala Dinas Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Bengkulu Adriansyah, (Ft/Ist).
Dispangtan Kota Bengkulu Salurkan 10 Kg Beras per Keluarga: Langkah Konkret Jaga Inflasi
KANTOR-BERITA.COM, KOTA BENGKULU|| Dalam upaya membantu meringankan beban masyarakat serta menjaga kestabilan pangan di Kota Bengkulu, Dinas Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Bengkulu menyalurkan bantuan berupa beras seberat 10 kilogram kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Bantuan ini merupakan hasil kerja sama antara Badan Pangan Nasional (Bapanas) dan BULOG sebagai bagian dari program pengendalian inflasi, khususnya terkait kenaikan harga beras.
Kepala Dispangtan, Adriansyah, menjelaskan bahwa total penerima bantuan di Kota Bengkulu mencapai 19.858 keluarga. Setiap keluarga menerima bantuan 10 kilogram beras yang disalurkan melalui masing-masing kelurahan di seluruh wilayah Kota Bengkulu. Bantuan ini diharapkan dapat membantu masyarakat yang membutuhkan, terutama di tengah fluktuasi harga pangan yang kerap terjadi di pasar.
Foto: Dinas Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Bengkulu pada saat menyalurkan bantuan Beras 10kg kepada masyarakat Penerima Manfaat disalah satu Kelurahan kota bengkulu, pada hari selasa, (08/10/24), (Ft/Ist).
“Penyaluran bantuan pangan beras ini merupakan bentuk nyata kehadiran pemerintah di tengah masyarakat dan juga berkaitan dengan upaya pengendalian inflasi, khususnya dalam hal beras,” kata Adriansyah pada Selasa, (08/10/24).
Adriansyah menegaskan bahwa bantuan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan di tengah masyarakat. Terlebih, saat ini harga beras di pasar cenderung mengalami kenaikan akibat berbagai faktor, termasuk gangguan distribusi dan produksi. Oleh karena itu, bantuan ini diharapkan dapat membantu menstabilkan harga di pasar serta menjamin ketersediaan beras yang cukup bagi masyarakat.
“Meski ini bantuan, beras yang diberikan kepada masyarakat merupakan beras dengan kualitas terbaik, Kami ingin memastikan bahwa masyarakat mendapatkan beras yang layak dikonsumsi dan membantu meringankan beban mereka di tengah fluktuasi harga,” tambahnya.
Bantuan ini juga berkaitan erat dengan upaya pemerintah dalam pengendalian inflasi, khususnya yang berkaitan dengan harga beras. Beras, sebagai komoditas pangan utama di Indonesia, sering kali menjadi salah satu penyebab inflasi ketika harganya naik tajam. Dengan menyalurkan beras kepada keluarga-keluarga yang membutuhkan, pemerintah berharap dapat menekan permintaan di pasar, sehingga harga beras tidak melonjak lebih tinggi.
“Selain sebagai bantuan sosial, penyaluran beras ini juga menjadi bagian dari strategi pengendalian inflasi, Ketika masyarakat memiliki akses terhadap beras secara langsung melalui program ini, permintaan di pasar bisa lebih stabil, dan itu akan berdampak pada harga yang lebih terkendali,” jelas Adriansyah.
Adriansyah juga menyampaikan harapan besar agar bantuan pangan ini dapat memberikan dampak positif secara langsung bagi keluarga penerima manfaat. Dalam kondisi ekonomi yang sering kali tidak menentu, bantuan berupa kebutuhan pokok seperti beras menjadi sangat penting untuk memastikan masyarakat dapat memenuhi kebutuhan dasar mereka.
“Kami berharap program bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat, khususnya mereka yang memang sedang menghadapi kesulitan ekonomi, Dengan bantuan beras ini, setidaknya kebutuhan pokok seperti pangan bisa terpenuhi,” ujar Adriansyah. (**)
Sukses Jadi Tuan Rumah Event Voli Asia, FPPI Kalbar Minta Transparansi Anggaran Kantor-Berita.Com, Pontianak|| Keberhasilan Kalimantan Barat menjadi tuan rumah sejumlah kejuaraan bola voli berskala nasional hingga internasional dalam dua…
Sering Dilanda Genangan, Desa Sukaraja Usulkan Pembangunan Saluran Irigasi Kantor-Berita.Com|| Pemerintah Desa Sukaraja, Kecamatan Seginim, Kabupaten Bengkulu Selatan, berharap pemerintah kabupaten, pemerintah provinsi, dapat memberikan perhatian terhadap kebutuhan pembangunan saluran…
Budaya Gotong Royong Tetap Hidup, Warga Sukaraja Bersihkan Lingkungan Masjid Kantor-Berita.Com|| Semangat gotong royong masih menjadi budaya yang terus dijaga masyarakat Desa Sukaraja, Kecamatan Seginim, Kabupaten Bengkulu Selatan. Hal itu…
LPHB Bongkar Dugaan Kejanggalan SPMB SMPN 2 Kota Bengkulu, Minta Audit Menyeluruh Kantor-Berita. Com|| Proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) di SMP Negeri 2 Kota Bengkulu menuai sorotan. Direktur Eksekutif…