Bengkulu Terpilih Menjadi Tuan Rumah Rakornas Literasi, Inovasi dan Kreativitas 2024

Rakornas Literasi 2024
Foto: Pemerintah Provinsi Bengkulu pada saat video conference bersama Kemenko PMK dari ruang Rafflesia, kantor Gubernur Bengkulu, Jumat (13/9/24), (Ft/Ist).

Bengkulu Terpilih Menjadi Tuan Rumah Rakornas Literasi, Inovasi dan Kreativitas 2024

KANTOR-BERITA.COM, BENGKULU|| Bengkulu resmi terpilih sebagai tuan rumah Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pembudayaan Literasi, Inovasi, dan Kreativitas 2024. Kegiatan ini diinisiasi oleh Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK RI) dan akan berlangsung pada 23 hingga 27 September 2024. Persiapan untuk menyambut acara besar ini sedang berjalan intensif demi memastikan semua aspek pelaksanaan berjalan sesuai rencana.

Asisten I Setda Pemerintah dan Kesejahteraan Rakyat Bengkulu, Khairil Anwar, menyampaikan bahwa terpilihnya Bengkulu sebagai tuan rumah Rakornas merupakan hasil kerja keras dan penghargaan yang diterima atas upaya revitalisasi bahasa daerah. Penghargaan tersebut diberikan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek RI) pada 2 Mei 2024.

BACA JUGA: Pajak Bertutur 2024: SMA Negeri 6 Bengkulu Selatan Jadi Tuan Rumah Acara Kesadaran Pajak untuk Pelajar

“Hari ini, kami kembali melakukan rapat pemantapan terkait persiapan Bengkulu sebagai tuan rumah Rakornas Pembudayaan Literasi, Inovasi dan Kreativitas, Acara ini akan diadakan pada akhir September nanti, dengan Terpilihnya Bengkulu berkat apresiasi dari Kemendikbudristek atas usaha kami dalam merevitalisasi bahasa daerah,” jelas Khairil Anwar usai mengikuti rapat persiapan melalui video conference bersama Kemenko PMK dari ruang Rafflesia, kantor Gubernur Bengkulu, Jumat (13/9/24).

Menurut Khairil, kekayaan alam yang dimiliki Bengkulu juga turut menjadi faktor penentu dalam penunjukan provinsi ini sebagai tuan rumah Rakornas. Potensi alam yang melimpah memberikan peluang besar untuk melahirkan inovasi-inovasi baru yang dapat dikembangkan lebih lanjut oleh masyarakat setempat. Selain itu, acara Rakornas ini diharapkan mampu menjadi pendorong bagi peningkatan kreativitas dan inovasi di Bengkulu.

BACA JUGA: Bengkulu Jadi Tuan Rumah Diklat Basic Safety Training dan Sertifikasi Kapal untuk Peningkatan Keselamatan Laut

“Kita berharap dengan adanya peningkatan literasi di masyarakat, akan lahir banyak inovasi dan kreativitas baru di Bengkulu. Pembudayaan literasi ini merupakan langkah nyata dari kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mendukung inovasi serta kreativitas yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.

Asisten Deputi Literasi, Inovasi, dan Kreativitas Kemenko PMK, Molly Prabawaty, yang juga hadir dalam rapat via video conference, menegaskan bahwa Rakornas ini akan melibatkan partisipasi dari setidaknya 13 kementerian. Molly menambahkan bahwa jumlah kementerian yang ikut berpartisipasi bisa bertambah hingga 16 jika ada peninjauan lebih lanjut mengenai Pulau Tikus, salah satu destinasi wisata unggulan di Bengkulu yang rencananya akan dikunjungi oleh para peserta Rakornas.

BACA JUGA: Pemkab Bengkulu Utara dan OJK Gandeng Keberdayaan Ekonomi Lokal: Capacity Building dan Sosialisasi Literasi Inklusi Keuangan

“Kami pastikan ada 13 kementerian yang sudah siap berpartisipasi, dan jumlahnya bisa bertambah menjadi 16 jika kunjungan ke Pulau Tikus diputuskan,” ungkap Molly.

Ia juga menekankan bahwa literasi merupakan pondasi penting bagi pertumbuhan kreativitas dan inovasi, terutama di era milenial yang terus mendorong munculnya pengetahuan dan penemuan baru setiap harinya. Literasi, menurut Molly, tidak hanya soal kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga tentang bagaimana masyarakat mampu menggunakan informasi dan pengetahuan yang mereka miliki untuk menciptakan solusi dan inovasi bagi tantangan-tantangan yang ada.

BACA JUGA: Business Matching dan Sosialisasi Literasi Keuangan untuk Pelaku UMKM

“Dengan memperkuat literasi, kita bisa menumbuhkan kreativitas dan inovasi yang berkelanjutan. Rakornas ini diharapkan dapat meninggalkan dampak positif bagi peningkatan sumber daya manusia di Bengkulu, terutama dalam hal produktivitas,” jelas Molly. (**)

Editor: (KB1) Share
Pewarta: QQ

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *