Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo Mutasi Perwira Tinggi Polri, Termasuk Kapolda Bengkulu

Mutasi perwira tinggi Polri
Foto: Kapolri Listiyo Sigit Prabowo

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo Mutasi Perwira Tinggi Polri, Termasuk Kapolda Bengkulu

KANTOR-BERITA.COM, BENGKULU|| Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo telah melakukan mutasi terhadap 157 perwira tinggi (Pati) Polri. Dalam mutasi tersebut, enam Kapolda diganti, termasuk Kapolda Bengkulu. Mutasi ini diumumkan dalam Surat Telegram Nomor: ST/VII/KEP/2024 yang ditandatangani oleh ASDM Irjen Pol Dedi Prasetyo pada Jumat, 26 Juli 2024.

Irjen Pol Drs Armed Wijaya MH, yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolda Bengkulu, dipindahkan ke posisi baru sebagai Analis Kebijakan Umum Bidang Pidum Bareskrim Polri. Penggantinya adalah Brigjen Pol Anwar SIK MSi, yang sebelumnya menjabat sebagai Karowatpers SSDM POLRI. Perubahan ini merupakan bagian dari upaya untuk menyegarkan struktur kepemimpinan di tubuh Polri.

BACA JUGA: Polda Bengkulu Tangkap Tiga Pelaku Penyalahgunaan Narkoba

Selain Kapolda Bengkulu, ada lima Kapolda lainnya yang dimutasi. Berikut adalah rincian perubahan tersebut:

  1. Irjen Pol Hendro Pandowo: Sebelumnya menjabat sebagai Sahli Sosbud Kapolri, kini diangkat menjadi Kapolda Kepulauan Bangka Belitung, menggantikan Irjen Pol Tornagogo Sihombing.
  2. Irjen Pol Eddy Sumitro Tambunan: Sebelumnya menjabat sebagai Koorsahli Kapolri, kini diangkat menjadi Kapolda Maluku, menggantikan Irjen Pol Lotharia Latif.
  3. Brigjen Pol Ribut Hari Wibowo: Sebelumnya menjabat sebagai Karobinkar SSDM Polri, kini diangkat menjadi Kapolda Jawa Tengah, menggantikan Irjen Pol Ahmad Luthfi
  4. Irjen Pol Daniel Adityajaya: Sebelumnya menjabat sebagai Kapolda Kalimantan Utara, kini diangkat menjadi Kapolda Bali, menggantikan Irjen Pol Ida Bagus KD Putra Narendra.
  5. Irjen Pol Hari Sudwijanto: Sebelumnya menjabat sebagai Kakorsabhara Baharkam Polri, kini diangkat menjadi Kapolda Kalimantan Utara, menggantikan Irjen Pol Daniel Adityajaya.

Kapolri menegaskan bahwa mutasi ini adalah bentuk komitmen Polri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Dengan adanya rotasi ini, Polri ingin memastikan bahwa setiap wilayah memiliki pemimpin yang mampu menghadapi tantangan dan permasalahan dengan lebih baik.

Mutasi ini bertujuan untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi dalam tubuh Polri, serta memastikan bahwa setiap wilayah memiliki pemimpin yang kompeten dan siap menghadapi tantangan lokal. Penempatan perwira yang tepat pada posisi strategis diharapkan dapat meningkatkan kinerja dan responsivitas Polri terhadap kebutuhan masyarakat.

Mutasi yang dilakukan oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo terhadap 157 perwira tinggi Polri, termasuk enam Kapolda, adalah langkah strategis untuk memperkuat struktur organisasi dan meningkatkan kinerja Polri. (cek).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *