Wakil Bupati Seluma Buka Rapat Diseminasi Audit Kasus Stunting Tahap III

Rapat Diseminasi Audit Kasus Stunting Seluma
Foto: Wakil Bupati Seluma Drs. H. Gustianto pada saat memimpin rapat Diseminasi Audit Kasus Stunting Seluma, acara berlangsung di Ruang Rapat Bupati Seluma pada Rabu (24/7/2024), (Ft/Ist).

Wakil Bupati Seluma Buka Rapat Diseminasi Audit Kasus Stunting Tahap III

KANTOR-BERITA.COM, SELUMA|| Wakil Bupati Seluma, Drs. H. Gustianto, membuka Rapat Diseminasi Audit Kasus Stunting Tahap III di Kabupaten Seluma pada Rabu (24/7/2024). Acara ini berlangsung di Ruang Rapat Bupati Seluma dan dihadiri oleh berbagai pejabat penting, termasuk anggota Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra), perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Bengkulu, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Seluma, Baznas, Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW), Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP), para Camat, dan Kepala Desa se-Kabupaten Seluma.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Gustianto menjelaskan bahwa kegiatan Diseminasi Audit Kasus Stunting ini bertujuan untuk melakukan koordinasi dan mencari solusi atas hasil audit kasus stunting yang telah dilakukan oleh tim teknis di lapangan.

BACA JUGA: Pemkot Bengkulu Adakan Diseminasi Hasil Audit Kasus Stunting, Dewi Darma: Target Zero Stunting

“Kegiatan ini melibatkan tim pakar yang turut serta dalam audit kasus stunting, sehingga kasus serupa tidak terulang di masa mendatang,” ujar Wabup Seluma Gustianto.

Ketua tim pakar stunting dari BKKBN Provinsi Bengkulu, Yusran Fauzi, menyatakan bahwa kegiatan ini sangat penting dan merupakan amanat langsung dari Presiden Republik Indonesia. Ia menekankan pentingnya pelaksanaan kegiatan audit stunting ini, meskipun dengan dana yang terbatas.

BACA JUGA: Kabupaten Seluma dalam Mengatasi Stunting Lakukan Diseminasi Kasus Audit Tahap I

“Dengan dana yang minim, saya harap kita bisa melaksanakan audit kasus stunting dengan maksimal dan jangan sampai kegiatan yang kita laksanakan hari ini berhenti di sini saja,” tegas Wabup Gustianto.

Wakil Bupati Gustianto menekankan pentingnya pemantauan dan evaluasi berkala terhadap program-program yang telah dijalankan. Ia meminta kepada semua pihak yang terlibat untuk terus melaporkan perkembangan dan kendala yang dihadapi di lapangan, sehingga solusi yang tepat dapat segera diambil.

BACA JUGA: Pemkab Audit Kasus Stunting Di Kecamatan Seluma Barat

Wakil Bupati Gustianto menambahkan, ia menyatakan harapannya agar kegiatan diseminasi audit kasus stunting ini dapat memberikan hasil yang positif dan bermanfaat bagi masyarakat Kabupaten Seluma.

“Saya berharap dengan kerja keras dan kerjasama kita semua, angka stunting di Kabupaten Seluma dapat berkurang secara signifikan, dan anak-anak kita dapat tumbuh sehat dan cerdas,” Imbuh Wabup Gustianto.

BACA JUGA: Alami Trend Positif Kota Bengkulu Alami Penurunan Angka Kasus Stunting

Asisten Pemerintahan dan Kesra juga memberikan pandangan mengenai pentingnya sinergi antara berbagai instansi pemerintah dan masyarakat dalam menangani masalah stunting. Ia menekankan bahwa kolaborasi yang baik antara pemerintah daerah, BKKBN, organisasi wanita, dan masyarakat sangat penting untuk mencapai tujuan bersama dalam mengurangi angka stunting.

Baznas Kabupaten Seluma, yang juga hadir dalam acara tersebut, menyatakan komitmennya untuk turut serta dalam upaya penanggulangan stunting. Mereka menyebutkan bahwa berbagai program bantuan sosial yang mereka laksanakan dapat disinergikan dengan program-program pemerintah dalam penanganan stunting, terutama dalam hal penyediaan nutrisi bagi keluarga kurang mampu. (**)

Editor: (KB1) Share
Pewarta: Rego

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *