Evaluasi SAKIP Pemprov Bengkulu: Menuju Transparansi dan Akuntabilitas
KANTOR-BERITA.COM, BENGKULU|| Untuk mencapai visi transparansi dan akuntabilitas yang lebih baik dalam pengelolaan instansi pemerintah, Asisten III Pemerintah Provinsi Bengkulu, Nandar Munadi, bersama dengan Kepala Biro Organisasi Pemerintah Provinsi Bengkulu, Edi Babul, memimpin rapat persiapan Evaluasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) pada hari Senin, 8 Juli 2024, di ruang Rafflesia Pemerintah Provinsi Bengkulu.
Rapat ini bertujuan untuk menetapkan target evaluasi SAKIP tahun ini, dimana Pemerintah Provinsi Bengkulu menargetkan penilaian sebesar 70,0, yang masuk dalam kategori B berdasarkan pedoman yang diatur dalam Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MENPAN-RB) Nomor 88 Tahun 2021.
BACA JUGA: Pemkab Bengkulu Utara Tingkatkan Kinerja: Evaluasi SAKIP dan Langkah Perbaikan Kinerja
Dalam rapat tersebut, disepakati bahwa terdapat empat komponen utama yang akan dievaluasi dalam Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP):
- Penilaian Perencanaan Kinerja: Evaluasi terhadap perencanaan strategis dan operasional instansi pemerintah dalam mencapai tujuan yang telah ditetapkan.
- Penilaian Pengukuran Kinerja: Penilaian terhadap pencapaian kinerja instansi pemerintah berdasarkan indikator-indikator yang telah ditetapkan.
- Penilaian Pelaporan Kinerja: Evaluasi terhadap keakuratan, kelengkapan, dan tepat waktu dalam pelaporan kinerja instansi pemerintah.
- Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Internal: Penilaian terhadap sistem kontrol internal yang diterapkan untuk memastikan kepatuhan dan efektivitas operasional instansi pemerintah.
Dalam rapat tersebut, Asisten III Pemerintah Provinsi Bengkulu, Nandar Munadi, menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Bengkulu akan mengadopsi strategi yang komprehensif untuk meningkatkan hasil evaluasi SAKIP. Langkah-langkah strategis tersebut antara lain:
- Penguatan Perencanaan Kinerja: Memastikan bahwa perencanaan strategis dan operasional dilaksanakan dengan baik dan sesuai dengan tujuan pembangunan daerah.
- Optimalisasi Pengukuran Kinerja: Menetapkan indikator kinerja yang jelas dan terukur untuk memudahkan evaluasi capaian kinerja instansi pemerintah.
- Peningkatan Pelaporan Kinerja: Memperbaiki proses pelaporan kinerja agar lebih akurat, lengkap, dan tepat waktu, sesuai dengan pedoman yang berlaku.
- Menguatkan Akuntabilitas Kinerja Internal: Menyempurnakan sistem kontrol internal untuk memastikan bahwa setiap aktivitas dan keputusan yang diambil berada dalam kerangka regulasi yang tepat.
Nandar Munadi menekankan bahwa Pemerintah Provinsi Bengkulu memiliki komitmen yang kuat untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam setiap aspek pengelolaan keuangan dan kinerja instansi pemerintah. Predikat yang diberikan dalam evaluasi SAKIP bukan hanya sekadar penghargaan, tetapi juga cerminan dari integritas dan komitmen dalam melayani masyarakat dengan baik. (**)
Editor: (KB1) Share
Pewarta: QQ











