Banjir di Kota Bengkulu 243 KK Terdampak, BPBD Siaga Hadapi Potensi Banjir Susulan
KANTOR-BERITA.COM, KOTA BENGKULU|| Pada Sabtu, 6 Juli 2024, pukul 06.00 WIB, Kota Bengkulu dilanda banjir akibat luapan sungai Air Bengkulu setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut. Meskipun banjir telah surut pada sore harinya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bengkulu tetap siaga di lapangan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi banjir susulan.
Herwan Antoni, Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Bengkulu, menjelaskan bahwa banjir ini menggenangi lima kelurahan, yaitu Kelurahan Lingkar Barat, Dusun Besar, Tanah Patah, Nusa Indah, dan Pagar Dewa.
BACA JUGA: OPD dan BPBD Kota Bengkulu Evakuasi Warga Terdampak Banjir
”Banjir ini diakibatkan oleh luapan sungai Air Bengkulu pasca hujan deras yang mengguyur wilayah Kota Bengkulu dan menggenangi lima kelurahan,” ujar Herwan Antoni.
Akibat banjir tersebut, 243 Kepala Keluarga (KK) terdampak dengan genangan air setinggi 50-100 sentimeter. Situasi ini sempat memaksa 14 orang mengungsi, meskipun mereka telah kembali ke rumah masing-masing setelah air surut.
“Saat ini para pengungsi telah kembali ke rumah masing-masing,” tambah Herwan Antoni.
Sebagai respons cepat, BPBD Bengkulu langsung melakukan evakuasi, kaji cepat, serta berkoordinasi dengan instansi terkait untuk penanganan darurat banjir. Langkah-langkah ini termasuk penyediaan bantuan logistik, pengaturan tempat pengungsian sementara, serta perbaikan infrastruktur yang rusak akibat banjir.
BPBD Bengkulu juga melakukan patroli rutin untuk memastikan tidak ada potensi bahaya tambahan dan memberikan bantuan medis kepada warga yang membutuhkan.
“Kami terus berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk memastikan semua kebutuhan warga terdampak terpenuhi,” jelas Herwan Antoni.
BACA JUGA: BPBD Kota Bengkulu Siaga 24 Jam Antisipasi Banjir Akibat Curah Hujan Tinggi
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengimbau warga Bengkulu untuk tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi, seperti banjir, meskipun saat ini sedang berada pada periode kemarau. Informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menunjukkan bahwa masih ada potensi hujan lebat di wilayah Provinsi Bengkulu hingga Minggu, 7 Juli 2024.
“Warga dihimbau untuk segera evakuasi secara mandiri ke tempat yang lebih aman jika terjadi hujan lebat lebih dari satu jam,” tutur Herwan Antoni.
Ia juga menambahkan bahwa masyarakat harus selalu siap siaga dan memperhatikan informasi cuaca dari BMKG. (**)
Editor: (KB1) Share
Pewarta: QQ











