FKPDAS Bengkulu Dukung Penuh Program Pemprov Pengelolaan DAS

FKPDAS Bengkulu
Foto: Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah pada saat melantik pengurus FKPDAS Bengkulu acara berlangsung di Balai Raya Semarak Provinsi Bengkulu pada Selasa, (2/7/24), (Ft/Ist).

FKPDAS Bengkulu Dukung Penuh Program Pemprov Pengelolaan DAS

KANTOR-BERITA.COM, BENGKULU|| Forum Koordinasi Pengelolaan Daerah Aliran Sungai( FKPDAS) Provinsi Bengkulu telah menyatakan dukungannya terhadap seluruh program pembangunan di provinsi tersebut, terutama dalam bidang pengelolaan daerah aliran sungai. Ketua Umum FKPDAS Provinsi Bengkulu yang baru, Muhammad Fajrin Hidayat, menegaskan komitmen ini setelah dilantik oleh Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah, di Balai Raya Semarak Provinsi Bengkulu pada Selasa, 2 Juli 2024.

Muhammad Fajrin Hidayat menjelaskan bahwa Gubernur Rohidin, selama masa kepemimpinannya, telah menjadi mitra yang baik bagi FKPDAS dan menunjukkan kepedulian yang besar terhadap pengelolaan daerah aliran sungai di Provinsi Bengkulu. Oleh karena itu, FKPDAS siap mendukung semua program yang direncanakan oleh gubernur, khususnya dalam pengelolaan daerah aliran sungai. FKPDAS juga akan berkolaborasi dengan berbagai pihak terkait hingga tingkat desa untuk memastikan pelaksanaan program yang efektif.

BACA JUGA: Tuntaskan Persoalan Banjir, Kolaborasi Bersama Siapkan Penlok Pengerukan Alur Sungai dan Kolam Retensi

Fajrin menambahkan bahwa sesuai arahan gubernur, FKPDAS akan melaksanakan program- program pengelolaan daerah aliran sungai hingga ke tingkat desa. Tujuannya adalah untuk melakukan intervensi yang diperlukan guna memperbaiki kondisi daerah aliran sungai dan mencegah kerusakan lebih lanjut. Dengan demikian, diharapkan dapat tercipta lingkungan yang lebih baik dan lestari di Provinsi Bengkulu.

Gubernur Rohidin Mersyah, dalam arahannya setelah melantik pengurus FKPDAS, meminta agar pengurus FKPDAS dapat membuat program- program yang nyata dan bersinergi dengan berbagai pihak terkait. Gubernur menekankan pentingnya kerja sama dalam menangani masalah degradasi lingkungan yang mempengaruhi daerah aliran sungai di Bengkulu. Menurutnya, kerusakan lingkungan yang berdampak pada daerah aliran sungai sering kali disebabkan oleh aktivitas pelaku usaha. Oleh karena itu, perlu ada sinergi antara FKPDAS dan pelaku usaha untuk mengatasi masalah ini.

BACA JUGA: Wakil Bupati Seluma Bersilaturahmi ke BWS Sumatera VII Usulkan DAS dan Bronjong

Gubernur Rohidin mengungkapkan bahwa degradasi lingkungan yang signifikan telah terjadi di daerah aliran sungai di Bengkulu dan daerah lainnya. Untuk mengatasi masalah ini, diperlukan kerja sama dari semua pihak. Gubernur meminta FKPDAS untuk menciptakan program- program yang produktif dan nyata, serta melakukan sinergi dengan berbagai pihak, termasuk pelaku usaha, guna mengurangi kerusakan daerah aliran sungai dan memperbaiki kondisi lingkungan secara keseluruhan.

Dalam arahannya, Gubernur Rohidin juga menekankan pentingnya peran aktif FKPDAS dalam melakukan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat terkait pentingnya menjaga daerah aliran sungai. Ia berharap FKPDAS dapat menjadi motor penggerak dalam kampanye lingkungan yang berfokus pada konservasi daerah aliran sungai. Edukasi yang dilakukan FKPDAS diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga lingkungan, terutama daerah aliran sungai, untuk keberlanjutan ekosistem dan kesejahteraan masyarakat.

BACA JUGA: Banjir Akibat Hujan Deras Landa Kabupaten Kaur: Waspada Banjir dan Pohon Tumbang

Gubernur Rohidin juga meminta FKPDAS untuk melakukan pemantauan secara rutin terhadap kondisi daerah aliran sungai di Provinsi Bengkulu. Pemantauan ini penting untuk mendeteksi dini kerusakan lingkungan dan mengambil langkah- langkah pencegahan yang diperlukan. Selain itu, hasil pemantauan tersebut dapat digunakan sebagai dasar untuk merumuskan kebijakan dan program yang lebih efektif dalam pengelolaan daerah aliran sungai.

FKPDAS, di bawah kepemimpinan Muhammad Fajrin Hidayat, juga diharapkan dapat berperan aktif dalam mengadvokasi kebijakan- kebijakan yang mendukung pengelolaan daerah aliran sungai yang berkelanjutan. Advokasi ini perlu dilakukan dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, pelaku usaha, lembaga swadaya masyarakat, dan komunitas lokal. Dengan adanya sinergi dari berbagai pihak, diharapkan pengelolaan daerah aliran sungai di Provinsi Bengkulu dapat berjalan lebih efektif dan memberikan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat.

BACA JUGA: Sekda Bengkulu Utara Terlibat dalam Penanaman Pohon Serentak: Sinergi untuk Lingkungan Lebih Baik

FKPDAS juga berkomitmen untuk meningkatkan kapasitas dan pengetahuan para anggotanya dalam bidang pengelolaan daerah aliran sungai. Melalui berbagai pelatihan dan factory, FKPDAS berupaya membekali anggotanya dengan keterampilan dan pengetahuan yang diperlukan untuk melakukan pengelolaan daerah aliran sungai yang efektif. Selain itu, FKPDAS juga akan bekerja sama dengan lembaga penelitian dan universitas untuk melakukan penelitian yang mendukung pengelolaan daerah aliran sungai yang berkelanjutan. (**)

Editor: (KB1) Share
Pewarta: QQ

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *