Foto: Pj Walikota Bengkulu Arif Gunadi pada saat menghadiri acara penilaian maturitas penyelenggaraan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) yang di selenggarakan oleh BPKP Perwakilan Bengkulu, acara berlangsung di Aula BPKP Perwakilan Provinsi Bengkulu pada Selasa, (25/6/24), (Ft/Ist).
Pj Walikota Bengkulu Targetkan Peningkatan SPIP ke Level 4 pada Tahun 2024
KANTOR-BERITA.COM, KOTA BENGKULU|| Penjabat (Pj) Walikota Bengkulu, Arif Gunadi, menargetkan peningkatan tingkat penilaian maturitas penyelenggaraan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) ke level 4 dengan skor 4.0 pada tahun 2024. Arif mengungkapkan target ini dalam sambutannya pada kegiatan Penilaian Mandiri Maturitas SPIP Terintegrasi 2024 di lingkungan Pemkot Bengkulu, yang berlangsung di Aula BPKP Perwakilan Provinsi Bengkulu pada Selasa, 25 Juni 2024.
Pada tahun 2023, tingkat penilaian maturitas penyelenggaraan SPIP di Bengkulu berada di level 3 dengan skor 3.024, ”Semoga target kita itu tercapai, setidaknya kita bisa mempertahankan di level 3, Dan semoga melalui kegiatan ini dapat membantu pemerintah mendorong terwujudnya SPIP terintegrasi yang lebih baik,” ujar Arif.
Foto: Pemerintah Bengkulu bersama BPKP Perwakilan Provinsi Bengkulu setelah acara penilaian maturitas penyelenggaraan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP), acara berlangsung di Aula BPKP Perwakilan Provinsi Bengkulu pada Selasa, (25/6/24), (Ft/Ist).
Dalam kesempatan tersebut, Arif menjelaskan bahwa SPIP bertujuan untuk menciptakan pengawasan yang efektif terhadap perencanaan hingga pencapaian seluruh kegiatan di berbagai lini pemerintahan. Menurutnya, penting bagi setiap perangkat daerah untuk berkomitmen mengimplementasikan SPIP terintegrasi dengan baik.
Penilaian mandiri ini merupakan bagian dari implementasi Peraturan Pemerintah (PP) nomor 60 tahun 2008 tentang SPIP, yang bertujuan agar Pemkot Bengkulu memiliki sistem pengendalian yang matang.
”Semakin tinggi nilai maturitas SPIP menunjukkan kualitas penyelenggaraan SPIP yang semakin baik, Kualitas penyelenggaraan SPIP dianggap baik ketika penilaian maturitas minimal level 3,” jelas Arif yang didampingi Staf Ahli Pemkot I Made Ardana dan Inspektur Inspektorat Eka Rika Rino.
Arif juga menekankan bahwa dengan adanya SPIP terintegrasi, potensi penyimpangan bisa dideteksi sejak dini, sehingga meminimalkan kemungkinan terjadinya tindakan yang merugikan negara.
“SPIP ini dilaksanakan dalam rangka mewujudkan tata kelola penyelenggaraan pemerintahan yang baik,” tegasnya.
Arif Gunadi juga menambahkan bahwa peningkatan skor SPIP ini tidak hanya bertujuan untuk mencapai target semata, tetapi lebih kepada menciptakan budaya kerja yang disiplin dan tertib administrasi.
“Kita harus memastikan setiap program dan kegiatan yang dijalankan oleh pemerintah daerah sesuai dengan peraturan dan dapat dipertanggungjawabkan,” imbuhnya.
Arif Gunadi mengajak seluruh jajaran pemerintahan di Kota Bengkulu untuk bersinergi dan bekerja sama dalam mewujudkan target ini, “Kita harus bekerja sama dan saling mendukung, Hanya dengan kerja sama yang baik, kita bisa mencapai tujuan kita bersama,” ujarnya.
Kegiatan ini ditutup dengan doa bersama dan harapan agar seluruh target yang telah ditetapkan dapat tercapai dengan baik. Arif Gunadi berharap agar semua pihak terus bersemangat dan tidak berhenti berinovasi dalam upaya meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan.
”Mari kita terus bersemangat dan berinovasi untuk Bengkulu yang lebih baik,” pungkasnya.
Pada akhir kegiatan, Pj Walikota Bengkulu Arif Gunadi, bersama Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Bengkulu Faeshol Cahyo Nugroho dan jajaran, serta tamu undangan lainnya, berfoto bersama sebagai penutup acara. (**)
BLT Dana Desa Padang Serasan Cair, Warga Terima Rp1,5 Juta Kantor-Berita.Com|| Pemerintah Desa Padang Serasan, Kecamatan Pino Raya, Kabupaten Bengkulu Selatan, menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa kepada warga…
Musdes Air Putih Salurkan BLT Sekaligus Dimulainya Pembangunan Desa Kantor-Berita.Com|| Pemerintah Desa Air Putih, Kecamatan Talang Empat, Kabupaten Bengkulu Tengah, menggelar Musyawarah Desa (Musdes) yang dirangkai dengan penyaluran Bantuan Langsung…
Modus Nama Fiktif Diduga Digunakan dalam Proyek Disdikbud Kalbar Kantor-Berita.Com|| Dugaan praktik korupsi dalam proyek nonfisik di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Kalimantan Barat mencuat ke publik. Modus…
Tambang Galian C di Hutan Kota Bukit Senja Singkawang Diduga Tanpa Izin Kantor-Berita.Com|| Aktivitas tambang galian C di Kota Singkawang, Kalimantan Barat, menuai sorotan publik. Sejumlah titik penambangan diduga berada…