BPBD Kota Bengkulu Siapkan Posko Gabungan di Pantai Panjang Jelang Idul Fitri 1445 H
KANTOR-BERITA.COM, KOTA BENGKULU – Menyambut perayaan Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriah, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bengkulu berinisiatif untuk menyiapkan posko penjagaan di area Pantai Panjang, sebuah destinasi wisata favorit. Posko ini tidak hanya akan dikelola oleh BPBD, melainkan juga akan melibatkan tim gabungan dari berbagai instansi, termasuk TAGANA hingga Palang Merah Indonesia (PMI). Rencana pendirian posko gabungan ini dijadwalkan satu minggu sebelum hari Lebaran.
WillHopi, selaku Kepala BPBD Kota Bengkulu, menyampaikan bahwa khusus untuk BPBD, akan ada dua titik posko yang didirikan di kawasan Pantai Panjang. Tujuan utama dari penjagaan posko BPBD ini adalah untuk memantau keamanan para pengunjung wisata serta mencegah mereka dari mandi di area pantai yang telah ditentukan sebagai zona berbahaya, guna menghindari terjadinya kecelakaan tenggelam.
BACA JUGA: Himbauan BPBD Bengkulu: Siaga Cuaca Ekstrem bagi Pemudik Lebaran 2024
”Kami akan menurunkan ratusan personel yang akan bertugas secara bergantian dalam dua shift penjagaan, Dengan adanya pengawasan yang ketat ini, kami berharap tidak akan ada insiden yang mewarnai perayaan Idul Fitri tahun ini,” terang WillHopi pada hari Jumat, tanggal 29 Maret.
Langkah ini diambil karena Pantai Panjang dikenal sering menjadi lokasi terjadinya insiden tenggelam yang melibatkan para wisatawan.
BACA JUGA: Kesiapan BPBD Bengkulu Hadapi Musim Hujan, Masyarakat Diminta Waspada
“Memang benar, kebanyakan korban merupakan wisatawan dari luar daerah Bengkulu yang cenderung mengabaikan peringatan dan berenang di lokasi yang tidak diizinkan,” ungkap WillHopi.
Mengingat banyaknya insiden tenggelam yang terjadi di Pantai Panjang sebelumnya, BPBD secara terus-menerus mengimbau para pengunjung untuk tidak berenang di kawasan tersebut.
BACA JUGA: BPBD Kota Bengkulu Siaga Bencana: Buffer Stok Aman untuk Keadaan Darurat
“Kami menghimbau sekali lagi kepada semua orang, terutama bagi yang datang dari luar Kota Bengkulu, untuk tidak mandi di pantai, Risikonya sangat besar apalagi ketika kondisi pantai sedang ramai, Kami berharap imbauan ini dapat diindahkan agar tidak terjadi kejadian yang tidak diinginkan,” tegas Willhopi.
WillHopi juga mengingatkan pentingnya mematuhi protokol kesehatan selama melakukan aktivitas di luar rumah, termasuk saat berkunjung ke pantai, sebagai upaya tambahan dalam meminimalisir risiko kejadian tidak diinginkan. Hal ini penting untuk dilakukan demi menjaga keselamatan dan kesehatan bersama di tengah situasi yang masih mengharuskan kita semua untuk berhati-hati.
BACA JUGA: Curah Hujan Tinggi, BPBD Kota Bengkulu Himbau Wasapada Daerah Rawan Banjir
Inisiatif ini diharapkan dapat memberikan rasa aman bagi para pengunjung Pantai Panjang selama musim liburan Idul Fitri. Melalui penerapan pengawasan yang ketat dan kerjasama antar instansi, BPBD Kota Bengkulu bertekad untuk memastikan perayaan Idul Fitri di kota tersebut berlangsung dengan lancar dan aman dari berbagai risiko bencana, khususnya kecelakaan tenggelam. (**)
Editor: (KB1) Share
Pewarta: QQ











