Foto: Bupati Seluma, Erwin Oktavian saat upacara Penutupan Pelatihan Dasar Terpadu Banser Seluma 2024, acara berlangsung di Desa Hargo Binangun, Kecamatan Ulu Talo, pada Minggu, (10/3/24).
Pelatihan Dasar Terpadu Banser Seluma Resmi ditutup Bupati
KANTOR-BERITA.COM, SELUMA – Bupati Seluma, Erwin Oktavian SE, memimpin Upacara Penutupan Pelatihan Dasar Terpadu (DTD) Banser Angkatan VII dan Garfa Angkatan 1 di Desa Hargo Binangun, Kecamatan Ulu Talo, pada Minggu, 10 Maret 2024. Acara tersebut turut dihadiri oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Almedian Saleh, SKM, ME, anggota TNI/Polri, tokoh agama, kader serta pengurus PC Ansor dan Fatayat, Kepala Desa, perangkat Desa Hargo Binangun, dan undangan lainnya.
Kasatkorcab Mudakir, S. Pd, bertindak sebagai pemimpin upacara dengan keikutsertaan 64 peserta DTD dalam apel. Bupati Seluma mengungkapkan apresiasinya dan kebanggaannya atas inisiatif dan aksi GP Ansor-Banser di Kabupaten Seluma, mengharapkan mereka terus menyebarkan kebaikan dan berkontribusi aktif dalam menjaga dan memelihara NKRI serta Pancasila.
Foto: Sebanyak 64 peserta ikuti Pelatihan Dasar Terpadu Banser Seluma 2024 Angkatan 1 di Desa Hargo Binangun, Kecamatan Ulu Talo, mengikuti penutupan, pada Minggu (10/3/24).
Sebagai bagian dari Ansor-Banser Seluma, Bupati berharap GP Ansor akan terus berkembang dan responsif terhadap berbagai dinamika sosial.
“Maju terus GP Ansor, terus berikan yang terbaik dan berkolaborasi dengan pemerintah di semua level, serta berkontribusi dalam mendukung program Seluma ALAP,” ujar Bupati.
Ketua GP Ansor Kabupaten Seluma, Ahmad Riduanto, SH, MH, mengatakan bahwa Diklat Terpadu Dasar adalah langkah awal untuk membentuk kader yang kuat secara mental, intelektual, dan spiritual, guna mencapai visi, misi, dan tujuan GP Ansor. Diklat tersebut diikuti oleh 64 peserta yang terdiri dari 54 orang Banser dan 10 Garfa, yang berasal dari berbagai latar belakang profesi, termasuk PPS, PPK, Kepala Desa, Kepala Sekolah, PPPK, ASN, dan calon anggota DPRD.
Selama pelatihan, peserta menjalani berbagai tahap pembelajaran dan penempaan diri yang tidak hanya berfokus pada aspek fisik, tetapi juga materi yang disampaikan oleh instruktur, pelatih dan kader senior. Hal ini bertujuan untuk menguatkan komitmen mereka dalam bela ulama, bangsa dan agama.
“Proses penempaan ini dilaksanakan selama tiga hari, dengan pembagian 60 persen latihan fisik dan 40 persen materi pembelajaran,” terang Riduanto. (**)
BLT Dana Desa Padang Serasan Cair, Warga Terima Rp1,5 Juta Kantor-Berita.Com|| Pemerintah Desa Padang Serasan, Kecamatan Pino Raya, Kabupaten Bengkulu Selatan, menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa kepada warga…
Musdes Air Putih Salurkan BLT Sekaligus Dimulainya Pembangunan Desa Kantor-Berita.Com|| Pemerintah Desa Air Putih, Kecamatan Talang Empat, Kabupaten Bengkulu Tengah, menggelar Musyawarah Desa (Musdes) yang dirangkai dengan penyaluran Bantuan Langsung…
Modus Nama Fiktif Diduga Digunakan dalam Proyek Disdikbud Kalbar Kantor-Berita.Com|| Dugaan praktik korupsi dalam proyek nonfisik di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Kalimantan Barat mencuat ke publik. Modus…
Tambang Galian C di Hutan Kota Bukit Senja Singkawang Diduga Tanpa Izin Kantor-Berita.Com|| Aktivitas tambang galian C di Kota Singkawang, Kalimantan Barat, menuai sorotan publik. Sejumlah titik penambangan diduga berada…