Gubernur Rohidin Mersyah: Rayakan Tahun Baru dengan Aman, Hindari Bermain Petasan dan Tempat Berisiko
KANTOR-BERITA.COM, BENGKULU – Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah, mengeluarkan peringatan kepada masyarakat Bengkulu agar tidak bermain petasan pada malam tahun baru. Peringatan ini disampaikan seusai beliau melantik Ikatan Alumni SMAN 3 Bengkulu Selatan pada tanggal 26 Desember. Gubernur Rohidin menekankan bahwa merayakan malam tahun baru dengan menggunakan petasan memiliki potensi bahaya yang dapat membahayakan keselamatan masyarakat Bengkulu.
“Pertama, tidak usah bermain petasan ini berisiko, kedua, hindari tempat wisata yang memang ada unsur risiko membahayakan, Rayakan saja suasana Tahun Baru di rumah dengan berdoa dan saling mengingatkan satu sama lain,” ujar Gubernur Rohidin.
BACA JUGA: Kunjungi Bengkulu Utara, Gubernur Rohidin Kukuhkan 220 Agen Kewaspadaan Dini
Peringatan ini didasarkan pada risiko kecelakaan dan cedera yang dapat timbul akibat penggunaan petasan secara tidak terkendali. Selain itu, menghindari tempat wisata yang berpotensi membahayakan diharapkan dapat meminimalkan risiko kecelakaan dan insiden negatif lainnya.
Gubernur Rohidin juga menekankan bahwa masyarakat Bengkulu diharapkan mengisi malam tahun baru dengan kegiatan yang ringan dan aman di rumah, seperti berdoa dan saling mengingatkan satu sama lain. Ini merupakan upaya untuk menciptakan suasana perayaan tahun baru yang aman dan positif bagi seluruh masyarakat.
BACA JUGA: Keindahan Wahana Surya Bengkulu: Destinasi Liburan yang Menakjubkan
Koordinator Siaga Pos Terpadu Natal Tahun Baru (Nataru) Pantai Panjang, Sisriyanto, turut menjelaskan bahwa pos nataru di Pantai Panjang akan menerapkan patroli dari pagi hingga menjelang magrib di sepanjang bibir Pantai Panjang. Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa tidak ada wisatawan atau masyarakat yang mandi di Pantai Panjang, mengingat adanya imbauan untuk tidak mandi di lokasi tersebut.
“Kita patroli (petugas) dari pagi hingga menjelang Magrib di bibir Pantai Panjang, tujuannya agar tidak ada wisatawan atau masyarakat yang mandi di Pantai Panjang, apalagi imbauan sudah kita pasang untuk tidak mandi di Pantai Panjang,” ungkap Sisriyanto.
Langkah-langkah ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk menjaga keamanan dan keselamatan masyarakat selama perayaan malam tahun baru. Melalui peringatan dan tindakan preventif ini, diharapkan masyarakat dapat merayakan tahun baru dengan aman dan tanpa risiko yang tidak perlu. (**)
Editor: (KB1) Share
Pewarta: Mangcek











