Deputi BNPB Mayjen TNI Fajar Setyawan Kunjungi Pengungsi Gempa di Purwabakti, Bogor
KANTOR-BERITA.COM, JAWA BARAT – Deputi Bidang Penanganan Darurat dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Mayjen TNI Fajar Setyawan, melaksanakan kunjungan ke lokasi pengungsian warga yang terdampak gempa bumi dengan magnitudo 4.0 di Purwabakti, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor. Pada kesempatan tersebut, Fajar Setyawan didampingi oleh Pj Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin, dan Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Barat, Dani Ramdan.
Kedatangan Deputi Penanganan Darurat BNPB ini merupakan respons cepat atas perintah langsung dari Kepala BNPB, Letjen TNI Suharyanto, yang ingin memastikan bahwa seluruh proses penanganan darurat berjalan dengan baik dan efektif. Kehadiran BNPB dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat di lokasi ini juga merupakan wujud nyata dari komitmen Pemerintah untuk selalu hadir ketika masyarakat membutuhkan dukungan dan bantuan.
Saat kunjungan, Fajar Setyawan bersama PJ Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin dan Dani Ramdan meninjau kondisi pengungsian serta pemenuhan kebutuhan dasar para pengungsi. Penanganan di lokasi pengungsian dinilai telah berjalan dengan baik, dan dapur umum sudah didirikan oleh Dinas Sosial bersama stakeholder lainnya.
Fajar Setyawan menyampaikan rasa syukurnya bahwa kejadian gempa bumi ini, yang berdampak pada wilayah Kabupaten Sukabumi, tidak melaporkan adanya korban jiwa. Meskipun ada seorang warga yang terluka ringan akibat reruntuhan bangunan, hal ini bisa dimaknai bahwa masyarakat sudah memiliki literasi dan pemahaman yang baik tentang tanda-tanda gempa serta cara menyelamatkan diri.
“Syukur tidak ada korban jiwa yang dapat dimaknai bahwa masyarakat sudah paham ketika terjadi gempa sudah bisa menyelamatkan diri,” ujar Fajar Setyawan dalam keterangannya pada Minggu (10/12/2023).
Sebagai bentuk dukungan lanjutan dalam percepatan penanganan darurat, Fajar Setyawan membawa bantuan berupa 300 paket sembako dan dua tenda pengungsi. Ia juga menyerukan kepada Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat untuk segera mengajukan bantuan tambahan apabila diperlukan. BNPB, sebagai lembaga penanggulangan bencana, siap memberikan dukungan sesuai dengan kebutuhan yang muncul.
“Saat ini kita sudah menyalurkan tenda untuk para pengungsi serta peralatan logistik sebagai langkah awal, Namun apabila nanti ada yang dibutuhkan biar Pemda Bogor yang akan mengajukan kepada kami.” jelas Fajar Setyawan. “Apapun yang diminta kita akan support,” tambahnya.
Fajar Setyawan juga memberikan pesan kepada masyarakat, khususnya yang tinggal di lereng tebing, gunung, atau bukit, untuk selalu waspada ketika hujan deras, Kita himbau agar masyarakat dapat waspada dan agar cepat menyelamatkan diri kelokasi yang aman untuk sementara waktu.
“Penting bagi kita untuk mempertimbangkan bagaimana kita dapat menyelamatkan masyarakat, khususnya yang tinggal di lereng pegunungan yang rentan terhadap longsor ketika terjadi hujan deras,” ungkap Fajar Setyawan.
Ia juga meminta agar seluruh unsur Forkopimda (Forum Koordinasi Pimpinan Daerah) bersinergi dan bekerja sama secara maksimal untuk memastikan keselamatan masyarakat. Keselamatan masyarakat, menurut Fajar Setyawan, adalah hukum tertinggi.
“Pertimbangan kita adalah sekarang bagaimana bisa menyelamatkan masyarakat yang khususnya tinggal dilereng pegunungan, karena rentan sekali terhadap longsor ketika curah hujan tinggi.” Ujarnya.
Sementara itu, hasil kaji cepat di lapangan mencatat bahwa seorang warga Desa Purwabakti di Kabupaten Sukabumi mengalami luka ringan akibat tertimpa material bangunan. Warga tersebut telah mendapatkan penanganan intensif dari tim medis. Data tambahan mengenai kondisi lainnya masih dalam proses perhitungan kaji cepat oleh tim BPBD setempat.
BPBD Provinsi Jawa Barat juga telah memberikan dukungan berupa 40 paket sembako kepada warga terdampak. Cuaca di lokasi kejadian terpantau berawan, dan sejumlah warga telah mulai mengungsi ke tenda darurat menyusul adanya gempa susulan. Jumlah pengungsi masih dalam proses perhitungan oleh tim BPBD setempat.
Peristiwa gempa bumi dan dampaknya di Purwabakti, Bogor, menegaskan pentingnya kesiapsiagaan masyarakat dan koordinasi antarinstansi dalam menghadapi bencana alam. BNPB dan pemerintah daerah perlu terus meningkatkan upaya edukasi masyarakat tentang tanda-tanda bencana dan langkah-langkah keselamatan yang perlu diambil. Dukungan dan bantuan kepada korban bencana juga harus terus diupayakan untuk memastikan pemulihan dan kesejahteraan masyarakat yang terdampak. (**)
Editor: (KB1) Share
Mangcek
Sumber MC Jawabarat/BNPB











