Luar Biasa Anak Ajaib Siswa SMPN 1, Adly Sumbang 2 Emas Untuk Bengkulu

Adly Juandra Medali Emas PORWIL Sumatera
Adly Juandra (kiri) foto bersama dengan Sekum Pengprov Percasi Bengkulu, Haryono, S.Pd, usai mempersembahkan medali emas PORWIL.(foto/Ist)

Luar Biasa Anak Ajaib Siswa SMPN 1, Adly Sumbang 2 Emas Untuk Bengkulu

KANTOR-BERITA.COM, RIAU – Adly Juandra si “anak ajaib” kembali torehkan sejarah di panggung Pekan Olahraga Wilayah (PORWIL) Sumatera XI. Sejak kali pertama ajang olahraga ini digelar baru kali ini catur Bengkulu dapat medali emas.

Hebatnya dua keping medali emas yang disumbang Adly siswa SMPN 1 Kota Bengkulu itu, diraihnya dari nomor catur cpat dan perorangan. Prestasi brilyan ini dicapai setelah menekuk lawan-lawannya pecatur Sumatera.

Beberapa pemain dan official dari provinsi lain, memberikan pujian sebagai calon Grand Master baru. Bahkan di beberapa kesempatan, Adly menjadi serbuan pecatur dan official provinsi lain untuk berfoto bersama.

Ketua Umum Pengprov Percasi Bengkulu, Susi Marleny Bachsin, dihubungi langsung via telepon, menyatakan kegembiraan dan apresiasi atas prestasi gemilang yang dicapai Adly. “Alhamdulillah Ya Allah, akhirnya Adly mampu berbicara di tingkat Sumatera,” katanya.

Ini semua, papar dia, berkat pola pembinaan yang tepat. “Terima kasih kepada Pak Haryono dkk yang telah berjuang melakukan pembinaan kepada Adly selama ini, dan terwujud dengan prestasi gemilang di pentas PORWIL,” ujar Anggota DPR-RI Dapil Bengkulu ini.

Sementara itu, dihubungi terpisah Sekum Pengprov Percasi Bengkulu, Haryono, S.Pd, menyatakan rasa bahagianya. “Saya bahagia, akhirnya catur mampu membuktikan prestasi membanggakan untuk Bengkulu,” imbuhnya.

Sekarang catur Bengkulu tidak dipandang sebelah mata lagi di tingkat Sumatera. Adly meraih medali emas setelah membukukan poin tertinggi 6. Sama dengan peraih perak Master FIDE Maksum Firdaus. Tapi Adly menang lawan Maksum saat keduanya bertemu di babak 5.

Terkait persiapan untuk nomor catur standar atau catur klasik, Haryono mengatakan untuk teori bermain catur sudah cukup untuk saat ini. Tapi ada yang lebih penting yakni stamina.

Catur klasik ini per babaknya memerlukan waktu kurang lebih 3 jam. Jadi 3 jam mikir sambil duduk, itu sangat berat. Karenanya Adly akan diterapi pijat dan diberi vitamin oleh tim kesehatan yang dibawa kontingen Bengkulu agar fisik dan stamina tetap prima.(**)

Editor: (KB1) Share

Mangcek

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *