Kepala Staf Kepresidenan Tinjau Program Makan Bergizi Gratis di Bengkulu

Program Makan Bergizi Gratis
Foto: Kepala Staf Kepresidenan Letnan Jenderal TNI (Purn.) A.M. Putranto berbincang dengan Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi pada saat melakukan kunjungan untuk meninjau pelaksanaan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) serta Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SDN 73 Pada Rabu (18/6/2025), (Ft/Ist).

Kepala Staf Kepresidenan Tinjau Program Makan Bergizi Gratis di Bengkulu

Kantor-Berita.Com, Kota Bengkulu|| Kepala Staf Kepresidenan Letnan Jenderal TNI (Purn.) A.M. Putranto melakukan kunjungan penting ke Kota Bengkulu. Ia didampingi langsung oleh Walikota Dedy Wahyudi dan Wakil Walikota Ronny PL Tobing untuk meninjau pelaksanaan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) serta Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SDN 73 dan SMPN 6, Kecamatan Singaran Pati Pada Rabu (18/6/2025). Kunjungan tersebut menunjukkan komitmen tinggi pemerintah pusat dan daerah dalam memastikan program gizi berjalan tepat sasaran dan menyeluruh.

Program Makan Bergizi Gratis digagas untuk menjawab tantangan stunting dan malnutrisi anak Indonesia, serta meningkatkan kualitas gizi kelompok rentan seperti ibu hamil dan menyusui. Dukungan terhadap UMKM lokal juga menjadi target utama, agar pelaksanaan MBG tidak hanya memberi dampak kesehatan, tapi juga ekonomi. Menteri dan pejabat tinggi termasuk Letjen A.M. Putranto secara langsung turun lapangan untuk memastikan program berjalan efektif, aman, dan tepat sasaran. Kehadirannya juga memberi sinyal kuat bahwa masalah gizi mendapat perhatian serius di tingkat nasional.

BACA JUGA: PPPK Kota Bengkulu Bisa Jadi Pejabat Struktural, Ini Pesan Walikota Dedy Wahyudi

Kunjungan dimulai di SD Negeri 73 Singaran Pati, tempat pelaksanaan MBG yang terintegrasi dengan SPPG. Kepala Staf Kepresidenan melihat langsung proses penyajian makan sehat, yang mencakup menu bergizi seperti sayur, lauk protein, dan buah lokal. Ia juga berdialog singkat dengan guru dan siswa, menanyakan kualitas makanan, rasa, dan sejauh mana menu mendukung tumbuh kembang mereka.

Walikota dan Wakil hadir untuk memberi dukungan moral sekaligus memastikan bahwa sekolah mengikuti pedoman gizi yang ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan. Program ini tidak hanya memberi makan sehat, tetapi juga membangun budaya gizi sejak dini. Anak-anak tampak antusias dan bergembira, menunjukkan keberhasilan awal program tersebut.

BACA JUGA: HUT ke-17 Kabupaten Bengkulu Tengah Dibuka Khidmat, Rangkaian Kegiatan Dimulai dengan Doa Bersama

Setelah dari SDN 73, rombongan melanjutkan ke SMP Negeri 6, di wilayah yang sama. Di sini, Letjen Putranto juga memantau kesiapan dapur SPPG dan interaksinya dengan siswa SMP. Menu disesuaikan dengan kebutuhan remaja mengandung protein cukup, banyak sayur dan buah, serta karbohidrat kompleks untuk mendukung pertumbuhan tulang dan otot.

Diskusi berlangsung terbuka antara pejabat dan siswa, menanyakan variasi menu dan rasa setiap hari, Dialog juga meliputi pentingnya asupan gizi untuk mendorong prestasi belajar dan aktivitas fisik. Wakil Walikota Ronny PL Tobing menekankan, program seperti ini efektif memperbaiki status gizi remaja sekaligus meningkatkan fokus belajar.

BACA JUGA: Uji Kompetensi ASN Dimulai, Ini Target Pemprov Bengkulu Untuk Reformasi Birokrasi

Program MBG ini menjadi salah satu langkah strategis dalam penurunan angka stunting nasional. Data Kementerian Kesehatan menunjukkan, daerah yang menerapkan pemberian makanan bergizi gratis pada anak usia sekolah mengalami penurunan stunting hingga 10% dalam kurun tiga tahun, Gubernur dan Walikota Bengkulu berharap tren serupa dapat dicapai melalui implementasi MBG di seluruh wilayah kota.

Gizi yang baik sejak dini akan berdampak panjang pada generasi mendatang anak tumbuh sehat, cerdas, dan berdaya saing. Lebih dari itu, ini juga membentuk budaya sehat dalam masyarakat, mendukung program pemerintah pusat seperti Bantu Rakyat dan peningkatan kualitas hidup. (**)

Editor: (KB1) Share
Pewarta: QQ

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *