Pemkot Bengkulu Siap Kelola Pantai Panjang dan Hibah Mess Pemda, Targetkan Pertumbuhan Ekonomi Pesat

Mess Pemda
Foto: Walikota Bengkulu, Dedy Wahyudi, bersama Gubernur Bengkulu Helmi Hasan pada acara Musrenbang RKPD kota Bengkulu 2026, pada hari Senin, (10/3/25), (Ft/Ist).

Pemkot Bengkulu Siap Kelola Pantai Panjang dan Hibah Mess Pemda, Targetkan Pertumbuhan Ekonomi Pesat

Kantor-Berita.Com, Kota Bengkulu|| Walikota Bengkulu, Dedy Wahyudi, menegaskan kesiapan Pemerintah Kota Bengkulu untuk menerima hibah Mess Pemda Provinsi dan kawasan wisata Pantai Panjang. Ia menilai, pengelolaan yang tepat akan membuat aset ini kembali menjadi ikon wisata dan ekonomi bagi masyarakat Kota Bengkulu, Pada acara Musrenbang RKPD 2026 Kota Bengkulu Pada hari Senin, (10/3/25).

Menurut Dedy, Pantai Panjang sebelumnya sempat berada di bawah kewenangan Pemkot Bengkulu, sebelum akhirnya diambil alih oleh Gubernur Bengkulu terdahulu. Saat masih dikelola oleh Pemkot, kawasan ini dikenal sebagai salah satu pantai terbaik dengan pemandangan yang tertata rapi, bersih, dan nyaman bagi wisatawan.

BACA JUGA: Musrenbang RKPD 2026: Walikota Bengkulu Tegaskan Selaras Pembangunan dengan Pusat dan Provinsi

“Dulu, ketika Kota Bengkulu diberi kewenangan untuk mengelola Pantai Panjang, kami menjaga kebersihannya secara rutin, Pemerintah bersama stakeholder lainnya aktif mengadakan gotong royong untuk memastikan pantai tetap bersih dan nyaman bagi wisatawan, Namun sejak diambil alih oleh gubernur yang dulu, sekarang kondisinya bisa teman-teman lihat sendiri banyak ilalang yang tumbuh tinggi, sampah berserakan dan kawasan menjadi tidak tertata dengan baik,” jelas Dedy, Senin (10/3/25).

Dengan rencana hibah aset ini, Pemkot Bengkulu berharap dapat menghidupkan kembali potensi Pantai Panjang sebagai destinasi unggulan yang memberikan dampak ekonomi positif bagi masyarakat.

BACA JUGA: Revitalisasi Pasar Barukoto: Pedagang Dukung Penataan untuk Daya Tarik Wisata Kuliner

Dedy Wahyudi menjelaskan bahwa rencana hibah ini merupakan bagian dari sinergi dan kolaborasi antara Pemprov Bengkulu dan Pemkot Bengkulu. Ia juga menyebutkan bahwa anggaran Pemkot terbatas, sehingga dalam pengelolaannya nanti, Pemkot tetap akan meminta dukungan anggaran dari Pemprov Bengkulu.

“Ini adalah bentuk kerja sama antara Pemprov dan Pemkot Bengkulu, Kita memiliki keterbatasan anggaran, jadi tentu nanti kami juga akan meminta dukungan dari Gubernur Bengkulu dalam hal pendanaan agar pengelolaannya lebih optimal,” Ujar Dedy.

Jika nantinya Pantai Panjang kembali dikelola oleh Pemkot Bengkulu, program utama yang akan dilakukan adalah pemasangan penerangan agar kawasan ini lebih aman dan nyaman bagi wisatawan di malam hari.

BACA JUGA: Pelatihan Pemandu Keselamatan Wisata Tirta di Bengkulu Utara, Wujudkan Pariwisata Aman dan Berkualitas

“Langkah pertama yang akan kami lakukan adalah memasang lampu penerangan di sepanjang kawasan Pantai Panjang agar tetap terang saat malam hari, Setelah itu kami akan masuk ke tahap penataan ulang dan pengelolaan kebersihan agar kawasan ini kembali menarik bagi wisatawan,” tegas Dedy.

Selain Pantai Panjang, Pemkot Bengkulu juga siap mengelola Mess Pemda Bengkulu, yang berlokasi di kawasan strategis kota. Menurut Dedy, rencana ini sudah ia diskusikan langsung dengan Gubernur Bengkulu, dan Pemkot memiliki visi besar dalam menghidupkan kembali kawasan kota lama Bengkulu.

“Kami ingin menjadikan kawasan kota lama sebagai pusat kegiatan ekonomi dan pemerintahan, Di negara-negara maju selalu ada pembagian antara kota lama dan kota baru, Kawasan lama di Bengkulu adalah daerah kampung yang memiliki nilai sejarah tinggi, Maka dengan menghidupkan kembali Mess Pemda, kami akan menjadikannya sebagai kantor Walikota Bengkulu,” Tukas Dedy.

BACA JUGA: Swiss Belinn Bengkulu Topping Off: Dorong Pariwisata dan Ekonomi di Kawasan Pantai Panjang

Revitalisasi Mess Pemda ini akan dikombinasikan dengan rencana penataan ulang Pasar Barukoto 1 dan Pasar Barukoto 2. Anggaran untuk revitalisasi pasar ini sudah tersedia, dan Pemkot akan memanfaatkannya secara maksimal untuk menciptakan lingkungan yang lebih tertata.

“Pasar Barukoto 1 dan 2 akan direvitalisasi agar lebih nyaman bagi pedagang dan pembeli, Dengan keberadaan kantor Walikota di kawasan ini, maka kota lama akan kembali ramai, ekonomi di sekitar wilayah ini akan tumbuh, dan tentu memberikan dampak positif bagi masyarakat Bengkulu,” Pungkas Dedy. (**)

Editor: (KB1) Share
Pewarta: QQ

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *