Anggaran UHC Kota Bengkulu 2025 Naik Rp 4 Miliar, Jangkau 99,8% Warga untuk Layanan Kesehatan Merata

Anggaran UHC Kota Bengkulu 2025
Foto: Kepala Dinas Kesehatan Kota Bengkulu, Joni Haryadi Thabrani, saat diwawancarai pada Kamis (23/1/25), (Ft/Ist).

Anggaran UHC Kota Bengkulu 2025 Naik Rp 4 Miliar, Jangkau 99,8% Warga untuk Layanan Kesehatan Merata

KANTOR-BERITA.COM, KOTA BENGKULU|| Pemerintah Kota Bengkulu terus menunjukkan komitmennya dalam memberikan layanan kesehatan yang merata kepada masyarakat, Pada tahun 2025, anggaran untuk Universal Health Coverage (UHC) Kota Bengkulu meningkat sebesar Rp 4 miliar dibandingkan tahun sebelumnya, Jika pada tahun 2024 anggaran UHC tercatat sebesar Rp 14 miliar, maka tahun ini menjadi Rp 18 miliar.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Bengkulu, Joni Haryadi Thabrani, saat diwawancarai pada Kamis (23/1/25), Ia menjelaskan bahwa kenaikan anggaran ini bertujuan untuk memperluas jangkauan layanan kesehatan, terutama bagi peserta baru program BPJS Kesehatan.

BACA JUGA: BPJS Gratis Kota Bengkulu UHC Bengkulu Semakin Mudah di Urus

“Kenaikan ini diharapkan mampu memenuhi kebutuhan peserta baru program BPJS Kesehatan, Kami berharap seluruh masyarakat Kota Bengkulu bisa mendapatkan perlindungan kesehatan melalui program UHC,” Kata Joni.

Joni menyebutkan bahwa cakupan UHC di Kota Bengkulu saat ini telah mencapai 99,8% atau hampir 100%. Program ini mencakup berbagai jenis pembiayaan kesehatan, seperti: Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang dibiayai oleh Pemerintah Pusat melalui Dinas Sosial, Peserta UHC yang dibiayai oleh APBD Kota Bengkulu, termasuk masyarakat kurang mampu, Peserta mandiri dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang mendapatkan dukungan pembiayaan kesehatan melalui program ini.

BACA JUGA: Komitmen Pemkot Bengkulu: BPJS Kesehatan Gratis untuk Masyarakat, Wujudkan UHC 2025

“Ini merupakan prestasi besar, tetapi kami ingin memastikan tidak ada warga yang tertinggal, Dengan anggaran yang meningkat, lebih banyak masyarakat dapat dijangkau, terutama mereka yang membutuhkan,” Ujar Joni.

Kenaikan anggaran UHC Kota Bengkulu tahun ini juga dipengaruhi oleh beberapa faktor, salah satunya adalah berkurangnya alokasi dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk program Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas). Selain itu, ada perubahan pada peserta mandiri yang kini beralih menjadi tanggungan pemerintah karena kondisi ekonomi mereka.

“Beberapa warga yang sebelumnya terdaftar sebagai peserta mandiri kini ditanggung oleh pemerintah kota, Hal ini sebagai bentuk perhatian kami untuk memberikan perlindungan kesehatan kepada mereka yang paling membutuhkan,” jelas Joni.

BACA JUGA: Pemprov Bengkulu Sosialisasikan Pencapaian UHC Lebih dari 100%

Menurut Joni, peningkatan anggaran ini adalah bentuk nyata dari komitmen Pemerintah Kota Bengkulu untuk memastikan layanan kesehatan yang lebih luas dan merata, Dengan dana tambahan, pemerintah dapat menjangkau lebih banyak masyarakat yang sebelumnya belum mendapatkan perlindungan kesehatan.

“Kami ingin memastikan bahwa seluruh masyarakat, termasuk mereka yang kurang mampu, dapat mengakses layanan kesehatan tanpa khawatir tentang biaya, Ini adalah langkah penting untuk meningkatkan kualitas hidup warga Kota Bengkulu,” Tegas Joni. (**)

Editor: (KB1) Share
Pewarta: QQ

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *