Didampingi Kuasa Hukum, Staf Fraksi Partai Demokrat Ancam Laporkan Kabri ke Pihak Hukum
KANTOR-BERITA.COM, MUKOMUKO – Pasca beredarnya isu hoaks oleh anggota DPRD Mukomuko, Kabri, terkait isu menghamili staf Fraksi dengan inisial (R) oleh Waka I DPRD Mukomuko, sepertinya berbuntut panjang.
R sebut saja Bunga, mengancam akan melaporkan Ketua Fraksi PAN DPRD Mukomuko, Kabri ke Polres Mukomuko. Ia didampingi kuasa hukumnya, akan segera melaporkan Kabri dengan pasal pencemaran nama baik dirinya beserta keluarga.
Sebagaimana diungkapkan oleh Bunga saat dikonfirmasi media ini, mengatakan bahwa terkait persoalan itu, mungkin secara kelembagaan telah berdamai dengan pihak keluarga Wakil Ketua I DPRD Mukomuko, Nursalim. Namun dilain sisi, nama baik kami tercoreng oleh ulah oknum anggota DPRD Mukomuko ini, berdasarkan berita yang tersebar beberapa waktu lalu.
BACA JUGA: Tindakan Tegas Satlantas Polres Mukomuko, 22 Pelaku Bali Diamankan dan Lakukan Pembinaan
“Biarkan saja mereka berdamai. Namun secara pribadi, saya menolak di isukan seperti itu. Oknum wakil rakyat, harusnya memberikan contoh yang baik terhadap masyarakatnya,” ujar Bunga saat dikonfirmasi via WhatsApp, Kamis (1/2/24).
Tak cukup sampai disitu, dirinya meminta Kabri selaku penyebar isu hoaks, agar segera mendatangi kediamannya, agar menyampaikan permohonan maaf terhadap keluarga besarnya dan disertai dengan diterbitkan berita permohonan maaf melalui pers.
“Saya tunggu klarifikasi pak Kabri terhadap keluarga besar saya, terkait isu yang beliau sebarkan. Dimana, permohonan maaf itu juga disampaikan melalui pers,” lanjut Bunga.
BACA JUGA: Pengawasan Langsung: Anggota Bawaslu Provinsi Bengkulu Tinjau Kesiapan Logistik Pemilu di Mukomuko
Dikatakan Bunga, permohonan maaf Kabri, tidak hanya melalui lembaganya saja dan disaksikan beberapa orang saja, namun ia menolak berdamai. Pasalnya, Bunga merasakan dirugikan baik secara pribadi maupun keluarga besarnya.
“Sah-sah saja mereka berdamai melalui kelembagaannya. Akan tetapi, mencoreng nama baik saya pribadi maupun keluarga besar saya, akan tetap kami laporkan,” sambungnya.
Ia berharap persoalan ini segera ditangani pihak berwajib, sebab jika dibiarkan begitu saja, khawatirnya akan berdampak buruk bagi masyarakat lainnya. Beliau (Kabri-red) harus mencerminkan sikap atau etika seorang wakil rakyat.
“Yo ndak bisa begitu saja om, damai seenaknya saja, Saya merasakan dirugikan baik secara psikologi maupun citra baik keluarga besar saya, Apa kata warga sekitar dengan isu hoak yang telah beliau sebarkan dan diterbitkan melalui media,” pungkas Bunga. (**)
Editor: (Kb1) Share
Pewarta: Budi utoyo











