Gaya Debat Gibran Rakabuming dengan Istilah Asing, Ganjar Pranowo: Namanya Juga Anak

Ganjar Pranowo
Foto: Walikota Solo Gibran Rakabuming Raka saat bertemu dengan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo,di semarang (3/4/23). (Foto: Arsip CNNIndonesi.com)

Gaya Debat Gibran Rakabuming dengan Istilah Asing, Ganjar Pranowo: Namanya Juga Anak

KANTOR-BERITA.COM, JAWABARAT – Calon presiden nomor urut 3, Ganjar Pranowo, memberikan tanggapannya terkait cara debat dari calon wakil presiden nomor urut 2, Gibran Rakabuming Raka, yang beberapa kali menggunakan istilah-istilah asing. Ganjar mengungkapkan bahwa ia tidak terlalu khawatir atau memusingkan mengenai cara berdebat yang digunakan oleh Gibran. Menurutnya, Gibran sengaja menggunakan istilah asing untuk menciptakan kesulitan bagi lawan debatnya.

“Ya, enggak apa-apa lah orang namanya juga ingin mencari sesuatu, yang barang kali orang lain akan kesulitan untuk menjawab,” ujarnya kepada wartawan di Indramayu Jawa Barat pada Sabtu (23/12/23).

BACA JUGA: Pertemuan Meriah Capres Ganjar Pranowo dengan Anak Muda dan Influencer di Majalengka

Ganjar Pranowo menyatakan bahwa penggunaan istilah asing seperti State of the Global Islamic Economy (SGIE) atau Carbon Capture Storage yang ditanyakan oleh Gibran tidaklah sesuatu yang luar biasa. Namun, menurutnya, lebih baik jika Gibran membahas hal-hal yang lebih substansial selama debat.

Ganjar juga memberikan sorotan terhadap cara pengejaan kata SGIE yang dilakukan oleh Gibran saat bertanya kepada calon wakil presiden nomor urut 1, Muhaimin Iskandar. Ia berpendapat bahwa jika singkatan tersebut dieja dengan benar menggunakan bahasa Inggris, kemungkinan besar Muhaimin Iskandar akan lebih memahami pertanyaan yang diajukan.

BACA JUGA: Penuh Semangat: Relawan Ganjar Mahfud MD Nobar Bertabur Doorprize

“Sebenarnya enggak apa-apa tapi lebih bagus lagi hal yang substantif disampaikan, Kalau itu SGIE kalau mungkin membacanya pakai bahasa Inggris karena itu singkatan bahasa Inggris, Es Ji Ai I (ejaan Inggris) umpama gitu, orang akan mikir apa ya,” jelas Ganjar.

Lebih lanjut, Ganjar mengingatkan bahwa strategi debat dengan menggunakan istilah asing seperti ini sudah pernah dilakukan pada debat capres-cawapres sebelumnya.

BACA JUGA: Ganjar Pranowo Ajak Generasi Muda, Teladani Keteguhan Sikap Abuya Muhtadi

“Tetapi dalam teknik debat debat presiden sebelumnya juga pernah terjadi seperti itu he-he,” tambahnya.

Ganjar juga setuju dengan pernyataan Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, yang menyebut bahwa gaya debat Gibran meniru cara Presiden Joko Widodo.

“Ya, namanya juga anaknya (Jokowi),” tuturnya.

Sebelumnya, SGIE atau State of the Global Islamic Economy sempat menjadi pembahasan dalam debat cawapres pertama. Hal ini ditanyakan oleh Gibran Rakabuming Raka kepada Muhaimin Iskandar. Pertanyaan Gibran mengenai upaya menaikkan peringkat Indonesia di SGIE sempat membuat Cak Imin mengaku tidak tahu. Gibran kemudian menjelaskan, dan Cak Imin memberikan jawaban terkait solusi untuk meningkatkan peringkat Indonesia di SGIE, meskipun hanya sebatas satu poin karena waktu debat terbatas. (**)

Editor: (KB1) Share
Dilansir dari CNNIndonesia.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *