Pemkot Bengkulu Targetkan 10 Besar Lomba Inovasi Daerah IGA 2024

Pemkot Bengkulu
Foto: Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Eko Agusrianto, pada saat memberikan arahan khusus dalam acara bimbingan kepada seluruh perangkat daerah dan unit kerja di Aula Hidayah, Kantor Walikota, pada Rabu siang (10/7/24), (Ft/Ist).

Pemkot Bengkulu Targetkan 10 Besar Lomba Inovasi Daerah IGA 2024

KANTOR-BERITA.COM, KOTA BENGKULU|| Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu menargetkan kembali masuk dalam 10 besar Lomba Inovasi Daerah atau Innovative Government Award (IGA) tahun 2024. Untuk mencapai target ini, Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Eko Agusrianto memberikan arahan khusus dalam acara bimbingan kepada seluruh perangkat daerah dan unit kerja di Aula Hidayah, Kantor Walikota, pada Rabu siang (10/7/24).

Dalam acara tersebut, Eko Agusrianto didampingi oleh Asisten II Sehmi dan perwakilan dari Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda). Eko memerintahkan seluruh perangkat daerah untuk menyelesaikan dua inovasi yang harus segera diunggah oleh masing-masing perangkat daerah, termasuk Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat, lurah, puskesmas, kepala SD, dan kepala SMP.

BACA JUGA: Kota Bengkulu Raih Penghargaan “Kota Sangat Inovatif” di Innovative Government Award 2023

“Memang masih ada beberapa OPD yang belum menyelesaikan dua inovasi yang akan dilombakan, ada yang baru menyelesaikan satu aplikasi namun nilainya masih di bawah 70 sehingga harus diperbaiki dan diunggah kembali,” kata Eko.

Dia menekankan bahwa bagi OPD yang baru menyelesaikan satu dari dua inovasi, atau yang belum mengunggah inovasi sama sekali, waktu yang tersisa untuk mengunggah tinggal lima hari lagi. Eko meminta perhatian khusus dari beberapa kepala OPD, camat, dan lurah untuk segera menyelesaikan tugas ini.

BACA JUGA: Pertahankan Predikat Kota Terinovatif, Pemkot Bengkulu Sosialisasikan Pedoman Inovasi Daerah

“Khususnya kepada beberapa kepala OPD, camat dan lurah, saya minta tolong ini untuk jadi perhatian, Kita punya waktu lima hari lagi, Bagaimana mengunggah inovasi ini dan bagaimana kita bisa mendapatkan nilai minimal 70, Kalau kita yakin dan serius, tidak ada yang tidak bisa, saya yakin bapak ibu pasti bisa,” ujar Eko.

Secara khusus, Eko menekankan kepada Satpol PP, Dinas Kesehatan (Dinkes), dan Dinas Pendidikan (Diknas) untuk wajib mengunggah dua inovasi. Ketiga OPD ini merupakan unsur penting yang menentukan apakah Kota Bengkulu masih bisa masuk dalam 10 besar tahun ini.

BACA JUGA: Arif Gunadi Pimpin Rakor Kesehatan: Persiapan Kota Bengkulu Menghadapi Cuaca Ekstrem

Eko optimis bahwa sisa waktu yang ada dapat dimanfaatkan dengan baik, “Mari kita mantapkan sisa waktu yang 5 hari ini, Saya optimis kawan-kawan bisa karena melihat semuanya semangat,” tutur Eko.

Tahun ini, Pemkot Bengkulu mengusung berbagai inovasi yang mencakup teknologi informasi, pelayanan kesehatan, pendidikan, dan penegakan hukum. Setiap inovasi diharapkan tidak hanya memenuhi kriteria penilaian IGA, tetapi juga membawa dampak nyata bagi masyarakat.

BACA JUGA: Pemkot Bengkulu Raih Penghargaan IGA 2023, Bukti Kongkrit Pemerintah Bahagiakan Warganya

Inovasi yang diunggah diharapkan mencakup berbagai sektor vital. Sebagai contoh, Dinkes diinstruksikan untuk memperkenalkan program yang dapat meningkatkan layanan kesehatan masyarakat. Diknas diminta menyelesaikan inovasi di bidang pendidikan yang dapat meningkatkan kualitas pembelajaran dan akses pendidikan.

Sementara itu, Satpol PP diharapkan memperkenalkan inovasi dalam penegakan hukum yang lebih efektif dan humanis. Semua ini diharapkan dapat menunjukkan komitmen Pemkot Bengkulu dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik. (**)

Editor: (KB1) Share
Pewarta: QQ

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *