Foto: Tim monitoring KONI Provinsi Bengkulu sambangi lifter angkat besi dalam menjalani TC berjalan menuju PON Aceh - Sumut yang segera bergulir awal September mendatang.(foto/cek)
Cedera Atlet Bengkulu Ancam Persiapan Menuju PON XXI Aceh-Sumut
KANTOR-BERITA.COM, BENGKULU|| Badai cedera menghantui para atlet Bengkulu yang ditugaskan ke Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh – Sumut. Sudah dua bulan menjalani Training Centre (TC) berjalan– sejumlah atlet mengalami cedera serius.
Dari hasil pantauan tim monitoring KONI Provinsi Bengkulu, Sabtu sore (5/7/2024) di lokasi cabang olahraga (cabor) angkat besi dan gulat di Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar (PPLP) Bumiayu, ada beberapa atlet yang mengalami cedera dan demam. Kondisi ini mempengaruhi program latihan atlet.
Foto: Ketua Tim Monitoring KONI Provinsi Bengkulu Kosmas Manik (kanan) memberikan semangat kepada atlet gulat.
Seperti pada cabor angkat besi putri yang satu satunya lifter Bengkulu yang lolos PON saat ini mengalami cedera pinggul. Kendati tetap latihan rutin, tetapi berjalan kurang maksimal. Kondisi yang sama juga dialami atlet. gulat. Sejumlah atlet mengalami cedera tangan dan demam.
Dikatakan pelatih Gulat, Arif, dihadapan tim monitoring diketuai Kosmas Manik, SE, M.Si bahwa anak asuhannya lifter putri bernama Erdiah, mengalami cedera di bagian pinggul kiri. Kondisi tersebut mempengaruhi latihan mengangkat barbel. Bagian lainnya, juga butuh peralatan pertandingan.
“Hal tersebut terjadi dalam program TC berjalan. Meskipun terjadi cedera, program latihan tetap berjalan. Jadi kami butuh perawatan dan pengobatan, agar cedera yang dialami atlet bisa diredakan. Selain itu, kami juga butuh peralatan pertandingan,” jelas Arif.
Kondisi yang sama juga dialami atlet gulat. Selama latihan TC berjalan, ada atlet yang mengalami cedera tangan dan demam. Ini disampaikan atlet gulat Dendy Meisyahputra. Ada berapa atlet yang mengalami cedera dan tetap menjalani pagi hari. Jadi atlet butuh trapi.
“Kami butuh segera trapi atau urut. Selama ini sudah diupayakan pengobatan, tapi agar lebih maksimal, diupayakan lagi. Selain itu, kami juga meminta bonus Porwil serta Kejurnas Pra PON, pasalnya sampai saat ini bonus itu belum ada kabarnya,” ujar Dendy.
Menyikapi permintaan para atlet, Ketua Tim Monitoring Kosmas Manik yang didampingi Patriati dan Jon Herman, menyatakan siap menampung aspirasi para atlet dan segera disampaikan kepada Ketum KONI Provinsi Bengkulu.
“Sebetulnya dalam TC berjalan ini teknisnya seluruh sudah diserahkan kepada Pengprov Cabor. Termasuk dana TC, semua diserahkan langsung kepada Pengprov. Tapi meski ada sesuatu atau kendala seperti trapi atau berobat, KONI akan upayakan,” papar Manik.
Terkait bonus Porwil dan Kejurnas Pra PON, tambah Manik, KONI sudah usulkan kepada Pemprov Bengkulu– melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Bengkulu. Terkait besar kecilnya, kita tidak bisa mengukurnya. “Tapi kita sama-sama berdoa agar bonus yang diharapkan para atlet terwujud,” tandas Manik. (**)
Modus Nama Fiktif Diduga Digunakan dalam Proyek Disdikbud Kalbar Kantor-Berita.Com|| Dugaan praktik korupsi dalam proyek nonfisik di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Kalimantan Barat mencuat ke publik. Modus…
Tambang Galian C di Hutan Kota Bukit Senja Singkawang Diduga Tanpa Izin Kantor-Berita.Com|| Aktivitas tambang galian C di Kota Singkawang, Kalimantan Barat, menuai sorotan publik. Sejumlah titik penambangan diduga berada…
BLT Tiga Bulan Disalurkan, Warga Pulau Panggung Terima Bantuan Kantor-Berita.Com|| Pemerintah Desa Pulau Panggung, Kecamatan Talang Empat, Kabupaten Bengkulu Tengah, menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada warga penerima manfaat pada…
Tim Gabungan Amankan Tahanan Kabur di Pontianak Kantor-Berita.Com|| Upaya pelarian seorang tahanan dari proses hukum di Kejaksaan Negeri Pontianak akhirnya berakhir. Setelah sempat buron selama tiga hari, tersangka bernama Apriadi…